Breaking News:

Kasus Korupsi

Usai Tetapkan Emirsyah Satar Tersangka, KPK Panggil Eks Petinggi Garuda Hadinoto Soedigno Tersangka

Usai tetapkan Emirsyah Satar tersangka , KPK panggil eks petinggi Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno sebagai tersangka kasus suap pengadaan pesawat.

Editor: Hertanto Soebijoto
Kompas.com/Ihsanuddin
Usai tetapkan Emirsyah Satar tersangka , KPK panggil eks petinggi Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno sebagai tersangka kasus suap pengadaan pesawat. Foto dok: Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Usai tetapkan Emirsyah Satar tersangka , KPK panggil eks petinggi Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno sebagai tersangka kasus suap pengadaan pesawat.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (3/12/2020), memanggil Hadinoto Soedigno (HS) sebagai tersangka suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia.

Hadinoto Soedigno adalah mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia 2007-2012.

Video: Sidang Terdakwa Suap Pengurusan Fatwa MA, Andi Irfan Jaya Kembali Jalani Sidang

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai tersangka," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Pada 7 Agustus 2019, KPK telah menetapkan Hadinoto sebagai tersangka dalam pengembangan kasus suap tersebut, namun KPK sampai saat ini belum menahan Hadinoto.

Baca juga: VIDEO: Iis Sugianto Merasa Nama Besarnya Tercoreng, Karena Diperiksa KPK Kasus Emirsyah Satar

Baca juga: Kasus Emirsyah Satar, Garuda Indonesia Gugat Rolls Royce

Sebelum Hadinoto, KPK terlebih dahulu menetapkan mantan Dirut Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar dan pemilik PT Mugi Rekso Abadi (MRA) dan Connaught International Pte.Ltd. Soetikno Soedarjo sebagai tersangka.

KPK menemukan fakta-fakta yang signifikan uang suap yang diberikan Soetikno kepada Emirsyah dan Hadinoto tidak hanya berasal dari perusahaan Rolls-Royce akan tetapi juga berasal dari pihak pabrikan lain yang mendapatkan proyek di PT Garuda Indonesia.

Untuk program peremajaan pesawat, Emirsyah melakukan beberapa kontrak pembelian dengan empat pabrikan pesawat pada 2008-2013 dengan nilai miliaran dolar AS.

Pertama, kontrak pembelian mesin Trent seri 700 dan perawatan mesin (Total Care Program) dengan perusahaan Rolls Royce.

Baca juga: KPK Sita Rumah Seharga Rp 8,5 Miliar Milik Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved