Breaking News:

Pilkada Depok

Ingin Perubahan Depok, 20 Persen Kader PKS Depok Putuskan Pilih Pradi-Afifah di Pilkada Depok

Banyak kader PKS Depok yang menginginkan perubahan Depok. Mereka pun memutuskan pilih Pradi-Afifah di Pilkada Depok

Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Pengurus DPD Partai Gelora Kota Depok saat silaturhami dengan wartawan menyampaiakn ada 20 persen kader PKS Depok yang pilih Pradi-Afifah 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Tercatat 20 persen kader PKS Depok yang menginginkan perubahan di Depok. Mereka pun memutuskan untuk memilih Pradi Supriatna-Afifah Alia di Pilkada Depok 2020.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Gelora Kota Depok, Subhan Rafei, di Pancoranmas, Depok, kemarin.

Menurut Subhan, dari hasil survei yang dilakukan Partai Gelora Depok tercatat 20 persen kader PKS Depok memutuskan memilih Pradi-Afifah lantaran pola kepemimpinan di Kota Depok yang dinilai tidak kreatif dan inovatif.

Kemudian juga Wali Kota Depok tidak komunikatif sehingga pembangunan di Kota Depok berjalan stagnan.

"Dari hasil survei yang kami lakukan ada 20 persen kader PKS Depok yang memutuskan memiih Pradi-Afifah. Alasannya pola kepemimpinan yang sudah dilakukan," kata Subhan.

Baca juga: Depok Berubah, Pradi-Afifah Sediakan RS Keliling Depok untuk Mudahkan Warga Depok Berobat

Subhan menambahkan bahwa kemungkinan juga banyak kader PKS Depok yang vakum pilihan juga dengan alasan pola kepemimpinan yang sudah dilakukan.

Subhan menjelaskan, rezim yang berkuasa di Depok selama hampir dua dekake hanya menjadian jabatan Wali Kota Depok sebagai pembuktian kekuatan dan hegemoni politik.

Rezim tidak membuktikan kemampuan kerja membangun Kota Depok dan membahagiakan warganya.

"Kami melihat Wali Kota Depok saat ini miskin inovasi, tidak piawai membangun harmonisasi kerja dan kurang inisiatif dalam merangkul kekuatan potensial yang dimiliki warganya. Seperti berjalan tanpa arah dan minim terobosan," tutur Subhan.

Ini 10 Program Unggulan Pradi-Afifah

1. RW Membangun: Alokasi hingga Rp500 juta untuk pembangunan di setiap RW di kota
Depok
2. Angkutan Massal & BUMD Transportasi: Penyediaan angkutan massal & integrasi
transportasi Depok dengan Jabotabek untuk mengurangi kemacetan di bawah
pengelolaan BUMD Transportasi
3. Berobat Gratis: Setiap warga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di kelas III
RSUD dan Puskesmas cukup dengan menunjukkan KTP Elektronik Depok
4. Meningkatkan insentif untuk RT, RW, LPM, Kader Posyandu & Posbindu
5. Mal Pelayanan Publik: Layanan pembuatan dokumen kependudukan dan perizinan
dilakukan satu atap dengan cepat dan bebas pungli
6. Pasar Sehat & Modern di setiap Kecamatan
7. Mencetak 10.000 pengusaha baru
8. Membangun Pusat Kebudayaan Daerah
9. Insentif Siswa Berprestasi dan Siswa dari Keluarga Ekonomi Tidak Mampu
10.Mendorong ekonomi kerakyatan dan UMKM dengan membangun pusat logistik dan
bekerjasama dengan online marketplace

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved