Breaking News:

Aksi OPM

Deklarasi Kemerdekaan Papua Barat Lewat Twitter, Mahfud MD: Benny Wenda Bikin Negara Ilusi

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menilai Benny Wenda mendeklarasikan negara ilusi.

Facebook.com/bennywenda
Benny Wenda 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menilai Benny Wenda mendeklarasikan negara ilusi.

Hal itu merespons deklarasi sepihak Negara Papua Barat oleh ULMWP yang dipimpin Benny Wenda.

Mahfud MD mengatakan hal tersebut karena menurut pemerintah, Papua telah final menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, sejak referendum pada November 1969.

Baca juga: Bertahan Hidup di Hutan dan Gunung, Kelompok Teroris Ali Kalora Cs Kerap Rampas Makanan Warga

Hasil dari referendum tersebut, kata Mahfud MD, juga telah disahkan dalam sidang umum PBB.

Mahfud MD mengatakan, referendum tidak mungkin membuat keputusan dua kali terhadap hal yang sama.

Selain itu, kata Mahfud MD, sejak 1969, Papua tidak masuk daftar negara-negara yang berpeluang untuk merdeka dalam Komite 24 PBB.

Baca juga: Bubarkan 10 Lembaga Non Struktural, Negara Hemat Anggaran Rp 200 Miliar Lebih, yang Lain Menyusul

Lebih dari itu, tutur Mahfud MD, Benny Wenda adalah seorang narapidana yang lari dari hukuman pidana 15 tahun di Indonesia, karena tindakan kriminal, dan kewarganegaraannya telah dicabut, sehingga tidak memiliki kewarganegaraan.

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD saat konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat, yang disiarkan secara langsung di kanal Youtube Kemenko Polhukam RI, Kamis (3/12/2020).

"Itulah yang saya katakan negara ilusi."

Baca juga: Rizieq Shihab Minta Maaf, Penyidikan Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan Tetap Berjalan

"Oleh sebab itu rakyat tidak perlu takut, itu kan ilusi."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved