Breaking News:

Pilkada Serentak

Sepekan Jelang Hari Pencoblosan Pilwalkot Makassar, Appi-Rahman Salip Elektabilitas Danny Pomanto

Sepekan Jelang Hari Pencoblosan Pilwalkot Makassar, Appi-Rahman Salip Elektabilitas Danny Pomanto. Berikut paparannya

Sepekan Jelang Hari Pencoblosan Pilwalkot Makassar, Appi-Rahman Salip Elektabilitas Danny Pomanto
Istimewa
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sepekan jelang hari pencoblosan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak, elektabilitas pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando naik secara siginifikan.

Bahkan, elektabilitas pasangan Appi-Rahman diketahui menyalip elektabilitas paslon Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi Masse.

Fakta mengejutkan tersebut berdasarkan hasil survei Roda Tiga Konsultan. 

Roda Tiga Konsultan melakukan wawancara terhadap 820 responden secara tata muka dengan metode stratified random sampling pada kurun waktu 14-16 November 2020, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen serta margin error 3,53 persen.

Baca juga: Seruan Jihad Berkumandang di Petamburan Saat Polisi Antarkan Surat Panggilan untuk Rizieq Shihab

Pada survei ini, responden diminta untuk mengambil surat suara dan melakukan pencoblosan sepeti yang akan dilakukan pada 9 Desember mendatang. 

Hasilnya, responden yang memilih Danny-Pomanto-Fatmawati sebanyak 32,5 persen, Munafri Arifuddin-Rahman Bando 33,1 persen, Syamsu Rizal-Fadli Ananda 10,4 persen, dan Irman Yasin Limpo-Zunnun 3,8 persen. 

Sisanya, sebanyak 11,9 persen masih merahasiakan pilhannya dan 6,9 persen memilih tidak menjawab.

Baca juga: Polisi Bogor AkanTetapkan Tersangka Terkait Laporan Satgas Covid-19 Kota Bogor Tentang RS Ummi Bogor

Pada pertanyaan selanjutnya, responden ditanyakan soal pilihan mereka pada Pilwalkot Makassar pada 9 Desember mendatang. 

Hasilnya, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi Masse mendapatkan 33,2 persen, Munafri Arifuddin-Rahman Bando 33,6 persen, Syamsu Rizal-Fadli Ananda 10, 7 persen, dan Irman Yasin Limpo - Zunnun meraih 3,8 persen.

“Survei terakhir ini kita dapatkan titik temu antara elektoral antara paslon nomor 1 dan nomor 2. Titik temunya itu adalah trend paslon nomor 2 naik terus dari survei pertama hingga survei keempat, sedangkan paslon nomor 1 sempat naik di survei kedua, tetapi ketiga dan keempat turun,” kata Roda Tiga Kosultan, M Taufiq kepada, Rabu (2/2/2020)

“Saat di survei keempat itu elektoral sudah ketemu dengan paslon nomor dua, meski terpaut 0.4 persen. Tapi di atsa kertas kalau tidak ada kejaidan luar biasa paslon nomor 2 akan memanangkan pemilihan,” imbuh dia.

Baca juga: Angin Kencang Membuat Api Meradang, 13 Rumah di Tambora Hangus dalam Waktu 30 Menit

Dia mengatakan, tren kenaikan Appi-Rahman ini akibat menurunnya undecided voters tiap harinya. 

“Saat ini turun pasti ada yang naik. Awalnya undecided voters masih 30 persen di survei pertama,” ungkapnya.

Untuk saat ini, pemilih yang belum menentukan pilihannya jelang pencoblosan hanya sebesar 18,8 persen.

Dari ratusan responden ini, sebanyak 72,2 persen telah yakin dengan pilihannya dan 27,8 persen masih bersikap ragu-ragu.

Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved