Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Imbau Masyarakat Jangan Berpergian Jauh Dulu dan Hindari Kerumunan

saya imbau minggu ini para wisatawan menahan diri dulu untuk tidak ke Bandung Raya karena zonanya lagi merah, sedang proses pengendalian lebih baik

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambangi Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) untuk melihat langsung kondisi penanganan pasien Covid-19 di Kota Depok. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan untuk pertama kalinya wilayah Ibu Kota Jawa Barat yakni Bandung masuk ke dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Terperosoknya Bandung ke zona merah dikatakan pria yang akrab disapa Kang Emil ini sudah diinfokan dirinya pada Selasa (1/12/2020) kemarin.

Untuk itu dirinya mengimbau masyarakat agar tidak berlibur ke kawasan Bandung dulu guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Untuk pertama kalinya Kota Bandung menjadi zona merah, sehingga, saya imbau minggu ini para wisatawan menahan diri dulu untuk tidak ke Bandung Raya karena zonanya lagi merah, sedang proses pengendalian lebih baik lagi,” papar Emil kepada wartawan seusai mengunjungi Wisma Makara UI, Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (2/12/2020).

Emil juga memaparkan adanya peningkatan kasus positif Covid-19 di Jawa Barat lantaran libur panjang pada libur Maulid Nabi Shallahu Alaihi Wasalam yang berlangsung dari 28-30 Oktober lalu.

“Oleh karena itu, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, saya kira kita menahan diri dulu untuk tidak bepergian jauh dan tidak berkerumun,” kata Emil.

“Sambil mendoakan vaksin yang sedang di proses di Biofarma, di mana saya menjadi relawannya, bulan ini diumumkan berhasil atau tidak,” tuturnya lagi.

Emil juga mengaku sebagai relawan vaksin, hingga saat ini kondisi fisiknya dalam keadaan baik-baik saja setelah menjalani dua kali penyuntikan vaksin ke tubuhnya.

“Ini mewakili keberhasilan vaksin yang sudah disuntukan kedua kalinya kepada saya,” katanya.

Sementara itu, untuk di kawasan Bodebek sendiri, Emil mengumumkan bahwa ini pertama kalinya kawasan yang ada di bawah kepemimpinannya itu tidak ada yang terjerembab ke zona merah.

“Biasanya itu ganti-gantian, kalau Depok zona merah, Bekasi atau Bogor zona oranye, atau sebaliknya. Tapi ini pertama kali semuanya tidak ada yang zona merah, ini hal yang sangat baik sekali,” katanya.

Di satu sisi Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mencari cara untuk dapat menampung pasien positif Covid-19 untuk segera ditangani para tenaga kesehatan.

Khususnya bagi pasien Covid-19 bergejala ringan di Kota Depok sendiri, pemerintah daerah telah melakukan kerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) untuk merawat pasien Covid-19 bergejala ringan dengan membuka Wisma Makara UI.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, kapasitas Wisma Makara UI yang hanya mampu menampung 120 pasien dirasa kurang mengingat jumlah kasus positif di Kota Depok tiap harinya mengalami penambahan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved