Cegah Covid-19, Posko Pengungsian Kebakaran di Tambora Ditambah
Posko pengungsian kebakaran di Angke, Tambora, Jakarta Barat ditambah dan diimbau untuk mengutamakan protokol kesehatan.
Penulis: Desy Selviany |
WARTAKOTALIVE.COM, TAMBORA -Posko pengungsian kebakaran di Angke, Tambora, Jakarta Barat diimbau utamakan protokol kesehatan.
Pihak Pemerintah Kota Jakarta Barat sediakan dua Posko pengungsian dari 124 warga yang kehilangan tempat tinggal.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Jakarta Pusat Uus Kuswanto saat meninjau wilayah yang menjadi lokasi kebakaran di Jalan Angke Indah, RT6 RW3, Angke, Tambora, Jakarta Barat.
Baca juga: Kebakaran di Petamburan,Wali Kota Irwandi Tak Ingin Terulang Peristiwa Kerumunan, Ini Pesan Anies
Dalam kebakaran kali ini, 13 rumah terbakar sehingga membuat 124 jiwa dari 24 kepala keluarga (KK) kehilangan rumah.
"Saya tadi sudah perintahkan Pak Camat dan Pak lurah untuk mengkoordinasi segera penanganan warga yang terdampak kebakaran," ujar Uus di lokasi pengungsian Rabu (2/12/2020).
Penanganan itu kata Uus seperti penambahan lokasi pengungsian.
Uus mengingatkan jumlah lokasi pengungsian jangan disamakan dengan tahun-tahun sebelumnya saat wabah Covid-19 terjadi.
Baca juga: Anak Jalanan di Tambora Jadi Korban Kekerasan Preman, Petugas Kemensos Akan Bawa ke Jalur Hukum
Melainkan lokasi pengungsian harus ditambah dua kali lipat dari jumlah pengungsi pada umumnya.
"Tadi ada info dari Camat bahwa lokasi pengungsian ditambah di Musala Itjihad. Jadi semoga itu tidak membuat para pengungsi berdempetan," jelas Uus.
Pantauan Wartakotalive.com sebuah tenda pengungsian berukuran 8x10 meter sudah dibangun kurang dari 50 meter lokasi kebakaran.
Tidak banyak warga yang menempati tenda pengungsian berwarna biru itu.
Walhasil hal itu membuat para pengungsi saling menjaga jarak.
Namun beberapa pengungsi terlihat masih belum taat memakai masker.
Sebuah Posko Kesehatan sudah dibangun di dekat Posko Pengungsian.
Baca juga: Kronologi Kebakaran di Petamburan Jakarta Pusat, Angin Kencang Picu Api Merambat Cepat
Bantuan pun sudah berdatangan seperti selimut, makanan siap saji, dan tikar. Bantuan datang dari BPBD, PMI, dan Sudis Sosial Jakarta Barat.
Selain Wali Kota Jakarta Pusat Uus Kuswanto, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki dan Wakapolres Jakarta Barat AKBP Rusdy Pramana juga ikut dalam peninjauan itu.
Diketahui sebelumnya kawasan padat penduduk di Angke, Tambora, Jakarta Barat terbakar Selasa (1/12/2020).
Kebakaran disebabkan karena korsleting listrik dari kipas angin di salah satu rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/posko-pengungsian-kebakaran-tambora.jpg)