Breaking News:

Info Kementerian

Ada Pelanggaran di Lingkungan Kemenkumham, Adukan Lewat Aplikasi E-Was Itjen Kemenkumham

“Suka ngga suka, senang ngga senang, mau ngga mau kita harus berubah menjadi digital...”

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Dok. Kemenkumham
Inspektur Jendral Kementerian Hukum dan HAM Komjen Pol Andap Budhi Revianto resmi membuka Workshop SIMWas Itjen Versi 3.0, SIPIDU dan E-Was yang disiarkan live streaming di kanal Youtube, Selasa (1/12/2020). Dalam workshop tersebut Andap juga memperkenalkan aplikasi pengaduan masyarakat berbasin Android bernama E-Was. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Inspektur Jendral Kementerian Hukum dan HAM Komjen Pol Andap Budhi Revianto resmi membuka Workshop SIMWas Itjen Versi 3.0, SIPIDU dan E-Was yang disiarkan melalui zoom meting dengan seluruh Unit Utama dan Seluruh Satuan Kerja di Lingkungan Kemenkumham serta live streaming di kanal Youtube, Selasa (1/12/2020).  

Dalam sambutannya, Andap mengatakan dalam adaptasi kebiasaan baru ini kita harus berubah menjadi digitalisasi.

“Suka ngga suka, senang ngga senang, mau ngga mau kita harus berubah menjadi digital,” ungkap Andap.

Andap menambahkan bahwa contoh digitalisasi yang terjadi yaitu perkembangan Sistem Manajemen Pengawasan (SIMWas), dari SIMWas Versi 1.0, lalu SIMWas Versi 2.0 dan kemudian diperbaharui menjadi SIMWas Versi 3.0.

“Saya sebagai Inspektur yang baru berupaya dan dibantu juga dengan teman-teman Inspektorat membuat lagi E-Was (Electronic pengawasan), karena kalau berbicara SIMWas dan SIPIDU berada di tataran internal,” ujarnya.

Baca juga: Itjen Kemenkumham Gelar Sosialisasi Bersih dari Narkoba dan Test Urine

Baca juga: Peringatan HDKD, Menteri Yasona Serahkan Sertifikat ISO 37001:2016 SMAP kepada Irjen Kemenkumham

Pengawasan dari luar

Menurut Andap, hadirnya E-Was merupakan bentuk pengawasan dari luar dengan pertimbangan bagaimana Kemenkumham mengimplementasikan adaptasi kebiasaan baru serta merekam aduan-aduan dari masyarakat.

“Banyak masyarakat yang males melapor ke kita karena laporannya tidak ditindaklanjuti, karena ada aduan yang tidak terdeteksi jad saya buat E-Was,” ungkapnya.

Andap menambahkan, aplikasi ini sebagai pelayanan masyarakat untuk memudahkan untuk mengirimkan pengaduan, sebagai informasi tentang Itjen Kemenkumham sehingga masyarakat mendapat informasi yang lengkap mengenai pelayanan dan informasi di  Kemenkumham.

“Aplikasi ini juga dalam mendukung pelaksanaan ZI (Zona Integritas) WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) sebagai sarana pengaduan dalam bentuk aplikasi pengelolaan dan tindak lanjut pengaduan serta pelaporan,” tutur Andap.

Baca juga: Yasonna: Saya Ingin Konsisten dan Komit Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayan Publik di Kemenkumham

Inspektur Jendral Kementerian Hukum dan HAM Komjen Pol Andap Budhi Revianto resmi membuka Workshop SIMWas Itjen Versi 3.0, SIPIDU dan E-Was yang disiarkan live streaming di kanal Youtube, Selasa (1/12/2020). Dalam workshop tersebut Andap juga memperkenalkan aplikasi pengaduan masyarakat berbasin Android bernama E-Was.
Inspektur Jendral Kementerian Hukum dan HAM Komjen Pol Andap Budhi Revianto resmi membuka Workshop SIMWas Itjen Versi 3.0, SIPIDU dan E-Was yang disiarkan live streaming di kanal Youtube, Selasa (1/12/2020). Dalam workshop tersebut Andap juga memperkenalkan aplikasi pengaduan masyarakat berbasin Android bernama E-Was. (Dok. Kemenkumham)

Layanan pengaduan masyarakat

Pada kesempatan yang sama Fendy selaku narasumber menjelaskan dasar pemikiran terkait hadirnya E-Was.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved