Breaking News:

Berita Video

VIDEO Cerita Hardiono, Dokter Gigi yang Jadi PNS Nomor 1 di Kota Depok

Hardiono langsung ditempatkan pada bagian manajemen sebuah Puskesmas di daerah konflik Timor Timur (Timtim).

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Sekda Depok Hardiono 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Menjadi seorang dokter sekaligus mengabulkan harapan ibunda adalah dua hal yang ingin dikolaborasikan Sekretaris Daerah atau Sekda Kota Depok, Hardiono saat menapaki awal kariernya.

Hardiono, Sekda Kota Depok, mengaku sejak kecil memendam asa untuk menjadi seorang dokter. Pada saat bersamaan ibundanya Lis Harlin, berharap Hardiono kelak menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Keinginan ini bukan hal aneh mengingat almarhumah juga berstatus PNS.

Teringang-ngiang dengan amanah tersebut, Hardiono--anak pertama dari lima bersaudara--langsung melamar begitu ada kesempatan menjadi PNS di tahun 1984. Pada tahun yang sama, Hardiono baru lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) tahun 1984.

Usahanya pun membuahkan hasil. Seminggu setelah mengikuti tes, kakek empat orang cucu ini dinyatakan lulus. Namun, misi besar langsung diemban sebagai abdi negara.

Ya, Hardiono langsung ditempatkan pada bagian manajemen sebuah Puskesmas di daerah konflik Timor Timur (Timtim). Penghobi tenis meja ini dua tahun bertugas di sana sebelum "diakui" sebagai PNS.

Ditinggal ayah

Kisah pilu dialami Hardiono saat menjalankan tugas di Timtim. Pria yang sempat menyatakan keinginannya menjadi bakal calon Wali Kota Depok pada Pilkada 2020 ini kehilangan ayahanda tercinta: Ardiman bin Arsowirojo tutup usia.

Ia lantas mengambil cuti dan pulang ke Jakarta. Namun, sesampainya di rumah sang ayah sudah dikebumikan. Hardiono mengaku amat sedih tapi ia menyebut hidup harus terus berjalan.

Ia memandang kepergian pahlawan pertama dalam hidupnya itu sebagai takdir yang harus dijalaninya.

Sepulang dari Timtim pada 1987, Hardiono melanjutkan pendidikan sebagai dokter di Fakultas Kedokteran UI dengan jurusan bedah mulut.

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved