Breaking News:

Aksi Terorisme

Polri: Jamaah Islamiyah Anggap Upik Lawanga Penerus Dr Azahari, Ahli Perakit Bom dari Malaysia

Polri: Jamaah Islamiyah anggap Upik Lawanga penerus Dr Azahari, ahli perakit bom dari Malaysia yang tewas di Batu, Malang oleh Densus 88 Antiteror.

Tribunnews.com
Polri: Jamaah Islamiyah anggap Upik Lawanga penerus Dr Azahari, ahli perakit bom dari Malaysia yang tewas di Batu, Malang oleh Densus 88 Antiteror. Foto dok: Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polri: Jamaah Islamiyah anggap Upik Lawanga penerus Dr Azahari, ahli perakit bom dari Malaysia yang tewas di Batu, Malang oleh Densus 88 Antiteror.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, terduga teroris Taufik Bulaga alias Upik Lawanga merupakan penerus Dr Azahari.

"UL aset sangat berharga bagi (kelompok) Jamaah Islamiyah (JI) karena UL penerus Dr Azahari," kata Awi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Video: Pemerintah Kutuk Aksi Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi

Dr Azahari bin Husin adalah teroris asal Malaysia yang tewas dalam penyergapan aparat keamanan Indonesia di Batu, Jawa Timur, pada 9 November 2005. 

Kelompok JI menganggap Upik sebagai aset berharga bagi JI karena kemampuan Upik dalam membuat bom berdaya ledak tinggi dan kemahiran militernya, seperti menembak.

Baca juga: Aksi Teror Sadis Upik Lawanga di Poso Tewaskan 27 Orang, Termasuk Pembunuhan Istri Anggota TNI AD

Baca juga: Satu Keluarga di Sigi Dibunuh MIT Poso dan Rumah Dibakar, DPR Minta Polisi Segera Ciduk Pelakunya

JI pun sengaja menyembunyikan Upik agar tidak tertangkap oleh sergapan Densus 88.

Awi menjelaskan bahwa selama ini Upik Lawanga hidup secara berpindah-pindah.

Tercatat pada 2007, Upik pergi dari Poso, Sulawesi Tengah, menuju Surabaya. Dia kemudian ke Solo, Jawa Tengah, hingga akhirnya menetap di Lampung.

Setelah 14 tahun menjadi buron, polisi menyebut wajah Upik tampak berubah, tutur Awi.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved