Breaking News:

Pilkada Depok

Petugas KPPS yang Reaktif Akan di Swab Test, Jika Hasilnya Positif Covid Maka Diganti Anggota Baru

“Sebanyak 36.135 KPPS wajib menjalani rapid test sebelum melaksanakan tugas di TPS pada 9 Desember mendatang,” kata Ketua KPU Depok, Nana Shobarna

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor KPU Kota Depok, Jalan Kartini Raya, Pancoran Mas, Depok, Senin (3/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Guna memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah steril dari penyebaran virus corona, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mewajibkan seluruh anggota KPPS menjalani rapid test.

“Sebanyak 36.135 KPPS wajib menjalani rapid test sebelum melaksanakan tugas di TPS pada 9 Desember mendatang,” kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, Senin (30/11).

Sebanyak 36.135 anggota yang menjalani rapid test meliputi 28.105 KPPS dan 8.030 petugas ketertiban.

Nantinya, setiap TPS akan di isi tujuh anggota KPPS dan dua petugas ketertiban.

Apabila hasil dari rapid test tersebut terdapat anggota yang reaktif, Nana mengaku akan segera melakukan swab test.

“Kalau ada anggota reaktif akan di swab test. Apabila hasilnya tetap positif akan dilakukan pergantian anggota KPPS,” jelasnya.

Langkah tersebut disepakati bersama dengan Bawaslu dan diatur pada peraturan KPU nomor 18 Tahun 2020.

Dengan langkah yang dilakukan KPU ini, Nana meminta warga Kota Depok untuk dapat hadir ke TPS guna memberikan hak suaranya dalam memilih calon wali kota dan wakil wali Kota Depok.

KPU Kota Depok kembali melakukan rapid test kepada ribuan para anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Kali ini, rapid test dilakukan kepada KPPS di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok pada Minggu, 29 November 2020.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved