Breaking News:

Virus Corona Tangsel

Airin Rachmi Diany Sebut Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19 di Kota Tangsel Akibat Penularan Lokal

Wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali berstatus sebagai kawasan zona merah penyebaran dan penularan Covid-19.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany (Warta Kota/Rizki Amana) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali berstatus sebagai kawasan zona merah penyebaran dan penularan Covid-19.

Artinya kawasan Kota Tangsel terkategori sebagai wilayah dengan risiko tinggi penyebaran dan penularan Covid-19.

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, mengakui adanya perubahan kategori wilayah kerjanya dari zona kuning menjadi zona merah. 

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany (kiri) bersama Menko PMK, Muhadjir Effendi saat berada di kawasan Serpong Utara, Tangsel.
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany (kiri) bersama Menko PMK, Muhadjir Effendi saat berada di kawasan Serpong Utara, Tangsel. (Warta Kota/Rizki Amana)

"Kenapa Tangsel jadi zona merah, ada penambahan positif dan kematian. Kan kalau kematian sudah jelas ya bagaimana orang yang datang ke rumah sakit itu terlambat," kata Airin saat ditemui di Balai Kota Tangsel, Ciputat, Selasa (1/12/2020).

Airin mengatakan perubahan status zona yang dialami Kota Tangsel disebabkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 dan kematian.

Karenanya, ia mengaku pihaknya terus membenahi fasilitas penanganan khusus kasus infeksi Covid-19 di Kota Tangsel. 

"Oleh karena itu kita sedang dorong dan kita usahakan dengan kita asistensi dari pemerintah pusat untuk melakukan isolasi mandiri berkualitas," ujarnya.

Ilustrasi pasien virus corona.
Ilustrasi pasien virus corona. (Chine Nouvelle/sipa/rex/dailaymail)

"Ya makanya Satgas kita dorong, Puskesmas kita dorong, kesadaran masyarakat kita dorong di samping tadi saya sampaikan nagaimana kesiapan ruang ICU dan rawat inap," jelasnya. 

Sementara dari sisi kepatuhan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di masyarakat, pihaknya menilai tak ada perubahan yang terjadi. 

Hal itu juga dimaksud terhadap adanya peningkatan kasus infeksi Covid-19 di Kota Tangsel. 

Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel lebih merujuk peningkatan kasus terkait adanya penularan antar sesama individu yang menjalin hubungan dengan dengan carier atau orang yang terpapar infeksi Covid-19.

Makam korban virus corona di TPU Jombang, Ciputat, Tangsel.
Makam korban virus corona di TPU Jombang, Ciputat, Tangsel. (Warta Kota)

"Sejauh ini kepatuhan masih tetap sama. Tadi saya tanya, tracking-nya sebenarnya mereka dapat dari mana, yang pasti adalah transmisi lokal. Jadi yang paling penting disiplin protokol kesehatan. Masker ke atas, cuci tangan, jaga jarak," pungkasnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved