Habib Rizieq Pulang

Statusnya Kini Dirahasiakan, Dr Dewinta Pringgodani Minta Habib Rizieq Tiru Sikap Said Aqil Siradj

Statusnya Kini Dirahasiakan, Dewinta Pringgodani Minta Habib Rizieq Contoh Sikap Said Aqil. Ketua Umum PBNU itu Publikasikan Kondisinya Positif Covid

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Kolase TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho/twitter
Rumah Sakit Ummi tempat dirawatnya Habib Rizieq Shihab 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pasca kepulangan dari Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor pada Minggu (29/11/2020) kemarin, status kesehatan hingga keberadaan Habib Rizieq Shihab masih belum diketahui saat ini.

Pihak Front Pembela Islam masih merahasiakan sosok Imam Besar mereka.  

Hal tersebut disoroti Pengamat Politik, Hukum dan Keamanan, Dr Dewinta Pringgodani.

Dirinya meminta agar Habib Rizieq Shihab (HRS) dapat meniru sikap Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.

Sebab diungkapkannya, Said Aqil bersikap jujur dan terbuka soal kesehatannya bahwa dia terpapar Covid-19.

Baca juga: Suasana Memanas, Dihalangi Masuk Gang Rumah Habib Rizieq, Polisi Cekcok dengan Belasan Laskar FPI

“Said Aqil telah memperlihatkan sikap sportif dan negarawan serta ulama sejati yang berani menyampaikan kebenaran,” kata Dewinta berdasarkan keterangan tertulis pada Senin (30/11/2020).

Menurut Dewinta, keterbukaan Said Aqil soal terinfeksi Covid-19 akan membantu Satgas Covid-19 lebih mudah melakukan penelusuran kontak atau tracing demi melokalisir penularan.

Selain itu, pasien juga akan dirawat secara benar, sehingga baik bagi diri sendiri dan tidak membahayakan orang lain.

Baca juga: Bakal Digeruduk Polda Metro Jaya, Gang Rumah Rizieq Shihab Kini Dijaga Ketat Anggota FPI

Di sisi lain, Dewinta menyesalkan sikap Habib Rizieq Shihab yang menyurati Wali Kota Bogor Bima Arya agar tak membuka hasil tes swabnya kepada publik.

Bahkan HRS juga tidak mau menjalani tes swab oleh tim resmi Satgas Covid-19 Kota Bogor.

“Sangat disesalkan sikap HRS yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak, mengingat yang bersangkutan pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19 karena penolakan itu akan sulit untuk menelusuri bila terjadi cluster HRS karena penyebaran penularannya tidak dapat ditelusuri dan menyebar kemana-mana,” ujarnya.

Baca juga: Edhy Prabowo Dijebloskan ke Penjara,Susi Pudjiastuti Kenang Pernyataan Tegas Jokowi Soal Laut Natuna

Mengutip penegasan Satgas Covid-19 Kota Bogor, kata dia, bahwa mereka tidak bermaksud mengusik privasi HRS soal hasil tes swab Covid-19. Petugas hanya ingin hasil tes swab itu disampaikan untuk dilakukan pendataan.

Hasil pelaksanaan 3T (testing, tracing dan treatment) akan dipakai petugas kesehatan untuk mengakses informasi, data dan kontak erat pasien jika terkonfirmasi positif.

Apabila hasilnya positif, akan dilakukan langkah selanjutnya agar virus tidak menularkan orang lain.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved