Breaking News:

Haul Ponpes

Gubernur Banten dan Kapolda Banten tak Hadiri Haul Ponpes Abuya Uci Cilongok

Kegiatan Haul Syeh Abdul Qadir Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah terus dipantau oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tangerang.

Editor: Valentino Verry
Twitter Front Pembela Islam
Haul Syeh Abdul Qodir Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (29/11/2020) dipenuhi oleh jamaah. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Kegiatan Haul Syeh Abdul Qadir Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah terus dipantau oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tangerang.

Haul dilaksanakan, Minggu (29/11/2020), di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Kerumunan massa tersebut pun tak luput dari pantauan Satgas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tangerang, untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan oleh jemaah yang hadir.

Gubernur Banten Wahidin Halim, Minggu (9/8/2020), mengajak seluruh pihak untuk mengantisipasi dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan tumbuh negatif atau mengalami resesi.
Gubernur Banten Wahidin Halim.

Pada kegiatan itu juga dipastikan tidak dihadiri Gubernur Banten, Wahidin Halim, dan Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar.

"Keberadaan Satgas Penanggulangan Covid-19 pun justru untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

Ia menyampaikan, jauh-jauh hari Satgas Penanggulangan Covid-19 beserta unsur lain sudah mengimbau jemaah untuk tidak datang langsung.

Sebab, kegiatan itu juga dapat disaksikan atau diikuti melalui media sosial dan stasiun televisi. Kendati demikian, tingginya minat masyarakat, membuat kegiatan tetap didatangi.

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar.
Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar. (Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)

Satgas Penanggulangan Covid-19 pun tetap berusaha memonitor kegiatan agar protokol kesehatan yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tetap berjalan.

"Satgas Penanggulangan Covid-19 juga beberapa kali membubarkan atau menegur jemaah yang berkerumun. Kami imbau mereka untuk jaga jarak," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved