Breaking News:

Habib Rizieq Pulang

Tim MER-C Klaim Mengetahui Kondisi Kesehatan Rizieq Shihab, Apa itu MER-C? Mengapa Kecam Bima Arya?

MER-C, tim medis independen yang menangani kondisi kesehatan Habib Rizieq Shihab (HRS) mengklaim pihaknya yang membawa ke RS Ummi, Bogor

ISTIMEWA
Habib Rizieq Shihab dan cucu-cucunya. Kondisi Rizieq kini jadi perhatian publik karena simpang siur. MER-C, tim independen menyatakan kondisi kesehatan kliennya rahasia. Sementara tim Satgas meminta untuk tak merahasiakan karena terkait kepentingan lebih luas 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR -- MER-C, tim medis independen yang menangani kondisi kesehatan Habib Rizieq Shihab (HRS) mengklaim pihaknya yang membawa ke RS Ummi, Bogor.

Terbaru, mereka mengecam tindakan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Pasalnya, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu dinilai mengintervensi penanganan medis. Menurut MER-C, hal itu tidak beretika.

Wali Kota Bogor Bima Arya saat berada di RS Ummi Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya saat berada di RS Ummi Bogor (TribunnewsBogor/Lingga Arvian Nugroho)

Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, mengatakan pihaknya memang mengirim pria yang akrab diasapa Habib Rizieq itu untuk beristirahat di rumah sakit.

Baca juga: Habib Rizieq Memaksa Pulang Meski Hasil Tes Belum Keluar, Dirut RS Ummi: Kami Tidak Tanggung Jawab

Baca juga: Rizieq Shihab Tak Mau Publikasikan Hasil Tes Swab, FPI: Rekam Medis Hak Pasien

“MER-C mengirim beliau (Rizieq Shihab) untuk beristirahat di RS. Namun mendapatkan perlakuan yang kurang beretika dan melanggar hak pasien dari wali kota Bogor dengan melakukan intervensi terhadap tim medis yang sedang bekerja,” kata Sarbini melalui keterangan resminya pada Minggu (29/11/2020).

Karena tindakan Bima Arya, kata Sarbini, maka telah mengganggu pasien yang sedang beristirahat untuk memulihkan kondisinya seperti semula.

Selain itu, menurut dia, Bima Arya juga tidak beretika karena mempublikasikan kondisi pasien kepada khalayak.

Baca juga: RS UMMI Didesak Satgas Covid Publikasikan Hasil Swab Habib Rizieq, dr Berlian Ingatkan Pesan Jokowi

“Wali kota Bogor tidak beretika karena mempublikasi kondisi pasien kepada publik, sehingga menimbulkan kesimpangsiuran dan keresahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sarbini, Bima Arya perlu mempelajari etika kedokteran. Bahwa tim medis harus menghargai hak pasien untuk menerima atau menolak pemeriksaan dan pengobatan, tanpa intervensi atau tekanan dari publik.

Tak hanya itu, Sarbini menuturkan sebaiknya Bima Arya yang jadi Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Bogor itu mempercayakan penanganan Rizieq Shihab kepada rumah sakit.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved