Breaking News:

PSBB Jakarta

Langgar PSBB, Polisi Bubarkan Pengunjung Sekaligus Tutup Cafe, Restoran dan Bar di Jakarta Selatan

Langgar PSBB, Polisi Bubarkan Pengunjung Sekaligus Tutup Cafe, Restoran dan Bar di Jakarta Selatan. Simak Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Aparat gabungan, yakni TNI, Polri dan Satpol PP Apel di halaman Mapolres Jakarta Selatan pada Sabtu (28/11/2020) malam. Mereka kembali melakukan penertiban atas pelanggaran protokol kesehatan di wilayah Jakarta Selatan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aparat gabungan, yakni TNI, Polri dan Satpol PP kembali melakukan penertiban atas pelanggaran protokol kesehatan di wilayah Jakarta Selatan.

Mereka membubarkan warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan di sejumlah tempat usaha kawasan Senopati, Kemang Raya, Tebet, Blok M, Pondok Indah.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budi Sartono mengungkapkan kegiatan tersebut dilakukan sepanjang malam, mulai dari Sabtu (28/11/2020) sekitar pukul 22.30 WIB hingga Minggu (29/11/2020) dini hari.

Dalam inspeksi tersebtu, pihaknya menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan, di antaranya beroperasi di atas pukul 22.30 WIB.

"Sesuai keputusan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 259 Tahun 2020, karena masih ada yang buka di jam 22.30 WIB," ungkap Kapolres, Minggu (29/11/2020). 

Adapun restauran dan bar yang ditutup aparat di kawasan Senopati dan sekitarnya, yakni GR, ZD, LQ, HL, BR, NR, GO, FD, OD dan A.

Sedangkan tempat usaha yang ditutup petugas di Jalan Kemang Raya meliputi Kafe DR, Kafe BR, Kafe NC, Kafe HL, Kafe BR, Resto MN dan Restro FP.

Baca juga: Kisah Pilu Nenek Sukarmi, Hidup Sebatang Kara Tanpa Suami dan Anak di Rumah Reot Tak Layak Huni

Bersamaan dengan hal tersebut, pihaknya juga turut membubarkan sejumlah pengendara ojek online yang tampak berkurumun.

"Untuk di kawasan Tebet yaitu Coffe SH dan Coffe KP. Selain cafe dan restauran, tim juga membubarkan kerumunan-kerumunan yang ada di sepanjang Jalan Antasari, Kemang, Bulungan, Blok M, Pondok Indah serta tempat-tempat lain di wilayah Jakarta Selatan," tegas Budi. 

Baca juga: Edhy Prabowo Dijebloskan ke Penjara,Susi Pudjiastuti Kenang Pernyataan Tegas Jokowi Soal Laut Natuna

Walau begitu, Budi menegaskan pihaknya tidak melakukan penindakan atas pelanggaran yang dilakukan.

Aparat gabungan katanya masih memberikan toleransi dan mengimbau kepada pengelola tempat usaha agar mematuhi Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Nomor 259 Tahun 2020.

dalam ketentuan tersebut, pemilik usaha, seperti kafe dan restoran di DKI Jakarta diperbolehkan beroperasi mulai dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. 

Baca juga: RS UMMI Didesak Satgas Covid Publikasikan Hasil Swab Habib Rizieq, dr Berlian Ingatkan Pesan Jokowi

"Semalam belum dilakukan penindakan secara administrasi, karena tempat-tempat yang kami datangi setelah kami arahkan untuk tutup, mereka langsung menindak lanjuti untuk tutup," jelas Budi.

Sementara itu, pengelola tempat usaha yang sambangi petugas diakui Wakapolres Jakarta Selatan, AKBP A Agus sangat kooperatif.

Para pengelola katanya segera menutup tempat usaha mereka setelah diberikan imbauan.  

Baca juga: Tidak Cukup Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat, Nirwono Yoga Usulkan Jokowi Beri Anies Sanksi Tegas

"Kita juga harus sama-sama menjaga dan menyokong ekonomi tetap berputar namun tetap sesuai Protokol Kesehatan. Jangan sampai ekonomi malah terpuruk," tambahnya. 

Namun demikian, katanya, kami langsung berikan peringatan keras dan meminta para pengelola tempat tersebut untuk kedepan mentaati aturan-aturan yang berlaku pada saat PSBB Transisi di DKI Jakarta. 

"Giat patroli dan penegakan prokes akan tetap kami lakukan bersama-sama Satgas Covid-19 bersama 3 Pilar (TNI, Polri, Satpol PP) di wilayah Jakarta Selatan," jelas Agus.

"Bahkan ke depan Polres Jakarta Selatan akan mendorong agar dilakukan penindakan secara administrasi oleh Satgas Covid-19 apabila masih ada pelanggaran-pelanggaran di masa PSBB Transisi. Mengingat masih banyaknya angka penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta khususnya Jakarta Selatan," tambahnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved