Breaking News:

Komunitas

Seperti Ini Ide Patungan Warga Muda Dalam Menciptakan Daerah Tangguh Bencana di Momentum Pilkada

Komunitas bernama Warga Muda menggelar seminar daring bertema "Menciptakan Daerah Tangguh Bencana di Momentum Pilkada".

Foto Ilustrasi via Tribunjabarnews.com
Ilustrasi bencana alam banjir 

Sementara menurut Hanif Ibadurrahman Sulaiman, bencana yang terjadi di Indonesia mulai dari bencana Hedrometeorologi, Pandemi Covid-19, sampai kebakaran hutan.

Diketahui, hal tersebut diakibatkan oleh krisis iklim.

Kemudian Anggelia Putri dari Madani menambahkan adanya tiga hal untuk menciptakan daerah tangguh bencana.

Pertama dengan perencanaan dan penganggaran hijau tanpa merusak alam, kedua perlindungan hutan dan gambut, yang terakhir perlindungan bagi masyarakat adat atau lokal.

Lalu, ulasan menarik dari Monica Mahdha Zulaikha yakni anak muda sangat butuh disadarkan untuk peduli terhadap lingkungan.

Sebab, hal ini bisa dilakukan dengan turun tangannya NGO yang fokus pada lingkungan atau Warga Muda untuk melakukan penyuluhan.

Selain itu pendampingan di sekolah-sekolah agar bisa meningkatkan kepedulian kaum melenial dan Centenial terhadap lingkungan.

Pemkot Tangerang Rangkul Pemuda untuk Mengatasi Bencana Alam

Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tangerang merangkul para pemuda untuk mengatasi bencana alam yang kerap terjadi.

Dispora pun membentuk program ini dinamai Gugus Tugas Pemuda. Pembentukan Gugus Tugas Pemuda tersebut berlangsung di Saung Banksasuci Jalan Taman Cisadane Gang Muara Buntu, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (11/11/2020). 

Kepala Dispora Kota Tangerang, Engkos Zarkasy, menjelaskan dengan pembentukan ini pemuda diharapkan tidak hanya menjadi objek.

Tetapi subjek dalam membantu pemerintah menangani situasi kebencanaan. 

"Pemuda memiliki peran penting sebagai generasi penerus bangsa yang harus mampu menjadi pemuda masa depan yang berdaya saing dan mampu bekerja sama membangun Kota Tangerang," katanya.

Dirinya menyebut pembentukan ini sebagai upaya Dispora Kota Tangerang untuk mempersiapkan pemuda yang nantinya mempunyai kemampuan tanggap bencana.

"Untuk tim pelatih, kami bekerja sama dengan petugas Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Banten, Basarnas, KNPI dan Pramuka," ucapnya.

Sehingga nanti masing-masing pemuda yang tergabung dalam kesatuan ini memiliki kekuatan yang sama saat menghadapi bencana.

"Nanti teman-teman ini dibekali bagaimana mereka punya cara pertama tanggap bencana untuk menyelamatkan diri sendiri dulu. Lalu menolong orang lain," ujar Engkos.

Ketika pemuda sudah memiliki kemampuan tanggap bencana, mereka akan membangun posko.

Engkos menambahkan Kota Tangerang menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana, salah satunya banjir. 

"Covid-19 masih berada di sekitar kita, apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. Untuk itu, kita sama-sama saling peduli dan mengingatkan agar tetap menjaga lingkungan dan kesehatan," ungkapnya. 

(CC/DIK/Wartakotalive.com)

Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved