Breaking News:

Pilkada Depok

Kyai di Depok Doakan Pradi-Afifah Pimpin Depok untuk Lakukan Perubahan di Depok dan Mengayomi Semua

Kyai di Depok doakan Pradi-Afifah pimpin Kota Depok untuk lakukan perubahan di Depok dan mengayomi semuanya

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Kyai di Depok Doakan Pradi-Afifah Pimpin Depok  untuk Lakukan Perubahan di Depok dan Mengayomi Semua
Istimewa
Kyai di Depok doakan Pradi-Afifah pimpin Kota Depok

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kyai di Kota Depok berkumpul mendoakan Pradi Supriatna-Afifah Alia menjadi Wali Kota Depok dan Wakil Wali Kota Depok.

Para kyai tersebut mendoakan kemenangan Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020 agar mereka melakukan perubahan di Kota Depok dan mengayomi seluruh masyarakat Depok.

Para kyai yang hadir dalam acara silaturahmi dan doa bersama kyai dan pemimpin pondok pesantren di Kota Depok di Posko Gerabah Mekarjaya, Sukmajaya, Depok tercatat 30 orang.

Di antaranya adalah KH. Sihabudin Ahmad, KH. Ahmad Damanhuri, KH. Mujib, KH Harirudin, KH. Rais, KH. Nafis Kurtubi, KH. Mamur Murod, Ketua PCNU Kota Depok, KH. Ahmad Solechan, juga tokoh Kota Depok, Yuyun Wirasaputra, dan para asatidz lainnya.

Acara tersebut digelar Gerakan Arus Bawah (Gerabah) dan Pengurus DPC PKB Kota Depok.

“Kami undang 30 kyai se-Kota Depok, alhamdulillah semuanya hadir. Alhamdulillah, seluruhnya begitu bersemangat dan bersatu padu dalam silaturahmi ini," ujar Ketua DPC PKB Kota Depok, Selamet Riyadi, kemarin.

Menurut Selamet Riyadi, seluruh kyai dan Pemimpin Ponpes begitu bersemangat hadir dalam silaturahmi dan doa bersama ini, karena merasa masyarakat Depok tidak memiliki Wali Kota Depok yang kerjanya bersama-sama.

“Kami merasa, semua pembangunan yang ada di Kota Depok, terasa tidak menyeluruh untuk warga di Kota Depok dan hanya golongan tertentu saja. Dari itulah para Kyai-kyai kami merasa terpanggil untuk hadir dan datang mendoakan Bang Pradi dan Ibu Afifah," tuturnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, sentuhan terhadap ponpes juga sangat kurang dan mengesampingkan untuk membangun madrasah negeri dengan dalih kewenangan Kementerian Agama.

“Padahal, sesungguhnya itu juga menjadi bagian dari Pemkot Depok. Kalau pemkot mau memikirkan kegiatan keagamaan, tidak begitu ngomongnya, bahwa ini tanggungjawab bersama, terkait juga dengan madrasah. Kami berharap dengan perubahan ini semoga sentuhannya kepada semua warga Kota Depok, tidah hanya satu golongan,” ucapnya.

Pembina Gerabah, H Sarmili, menyatakan bahwa pihaknya sebagai warga asli merasa Kota Depok jauh tertinggal dari kota tetangga, seperti Kota Bekasi dan Tangerang Selatan yang lebih muda usianya dari Depok.

Padahal Depok sebagai etalase dan halamannya Provinsi Jawa Barat harus bisa lebih baik dari sekarang.

Kepala daerah pun harus bisa membangun komunikasi dengan provinsi dan pusat untuk melobi anggaran bagi pembangunan infrastruktur di Kota Depok.

“Dengan kemenangan Pradi-Afifah, InshaAllah, Depok akan lebih baik, ada perubahan dan pembenahan positif untuk seluruh warga Depok,” kata Dewa, sapaan akrab H Sarmili.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved