Breaking News:

Kasus Rizieq Shihab

Anies Copot Walkot Jakpus dan Kadis LH, Juga Evaluasi Lurah, Camat dan Sejumlah ASN di Acara FPI

Anies Baswedan copot Walkot Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup DKI, juga evaluasi Lurah, Camat dan sejumlah ASN di acara FPI.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Anies Baswedan, Sabtu (28/11/2020), mencopot Walkot Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup DKI, juga evaluasi Lurah, Camat dan sejumlah ASN di acara FPI. Foto ilustrasi: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meresmikan RS Brawijaya Hospital Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (9/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Anies Baswedan mencopot Wali Kot Jakarta Pusat dan Kadis Lingkungan Hidup DKI, juga mengevaluasi Lurah, Camat dan sejumlah ASN di acara FPI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Bayu Meghantara dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih terhitung Selasa (24/11/2020) lalu.

Selain itu Anies juga mengevaluasi aparatur sipil negeri (ASN) lainnya yang diduga abai terhadap kerumunan massa di acara Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11/2020) lalu.

Video: Kapolda Metro Jaya Akan Panggil Habib Rizieq Terkait Kerumunan Akad Nikah

Kepala BKD DKI Jakarta Chaidir mengatakan, ASN yang turut diperiksa adalah Camat Tanah Abang Muhammad Yassin, Lurah Petamburan Setiyanto, Kepala Bidang Pengelola Kebersihan Dinas LH Edy Mulyanto, Kepala Suku Dinas LH Jakpus Marsigit, dan Kepala Seksi Pengendalian Kebersihan Dinas LH Aldi Jansen.

“Pencopotan Walkot Jakpus dan Kadis LH DKI ini berdasarkan hasil audit Inspektorat,” ujar Chaidir berdasarkan keterangan yang diterima pada Sabtu (28/11/2020).

Baca juga: BREAKING NEWS: Anies Baswedan Copot Wali Kota Jakpus Bayu Meghantara dan Kadis LH, Terkait HRS?

Baca juga: Terbitkan Keppres, Jokowi Tetapkan Rabu 9 Desember 2020 Hari Libur Nasional

Menurutnya, Inspektorat DKI Jakarta menilai keduanya telah lalai dan abai dengan tidak mematuhi arahan dan instruksi dari Anies.

Seusai dicopot, keduanya langsung dimutasi sebagai anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sampai ada penugasan lebih jauh.

Dia menjelaskan, pemeriksaan oleh Inspektorat mengacu pada instruksi Gubernur kepada Pelaksana (Plt) Inspektur Inspektorat DKI Jakarta Syaefulloh Hidayat untuk memeriksa Bayu dan Andono.

Hal ini terkait adanya dugaan potensi pelanggaran terhadap arahan Gubernur pada jajaran wilayah saat kerumunan acara di Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11/2020).

Baca juga: KPAI: Pengemis yang Anaknya Meninggal Digendong saat Minta-minta di Pasar Bantargebang Bisa Dipidana

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved