Breaking News:

Kriminal

Sat Reskrim Polsek Cipondoh Tangkap Empat Preman Penusuk Pedagang Es Kelapa Muda di Malimping

Sat Reskrim Polsek Cipondoh berhasil menciduk empat preman yang buron setelah menganiaya seorang pedagang es kelapa muda, 11 Oktober 2020 lalu.

Editor: Valentino Verry
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sat Reskrim Polsek Cipondoh berhasil menciduk empat preman yang buron setelah menganiaya seorang pedagang es kelapa muda, 11 Oktober 2020 lalu.

Kala itu korban berinsial DP sedang berjualan di kiosnya kawasan Kelurahan Sudimara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, tiba-tiba saja dipalak oleh lima orang preman berujung pengeroyokan menggunakan senjata tajam.

Awal kasus terungkap, polisi baru berhasil menangkap satu tersangka berinisial RJA di bilangan Sudimara. Sementara DS, CK, ZL, dan KP sempat masuk ke daftar pencarian orang (DPO) selama satu bulan lamanya.

Es kelapa muda.
Es kelapa muda. (bukalapak)

Namun, beberapa hari yang lalu keempatnya berhasil dicokok petugas di kawasan Malimping, Bogor, Jawa Barat tengah dalam pelariannya.

"Perkara pengembangan yang pertama kasus 368 yang melukai korban dan empat tersangka diamankan di Malimping," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto, Jumat (27/11/2020).

Dari hasil penyelidikan, polsek Cipondoh berhasil mengendus keberadaan dua DPO pertama berada di kawasan malimping. Benar saja, dua DPO pertama yang diamankan itu berinsial CK dan DS.

"Kedua tersangka tersebut langsung diamankan petugas, keduanya sedang berada di depan Alfamart Malimping," beber Kapolsek Cipondoh, AKP Maulana Mukarom.

Dari hasil interogasi, ditemukan langsung jejak dari dua kawannya lagi yang juga masuk ke daftar buron. Tak berselang lama, tersangka berinisial ZL dan KP pun terciduk keberadannya.

Ilustrasi preman yang ditangkap.
Ilustrasi preman yang ditangkap. (Zaki Ari Setiawan)

Namun, keduanya melakukan perlawanan saat diciduk polisi menggunakan senjata tajam berupa dua buah golok.

"Tim kemudian melakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan dua tersangka tersebut karena membahayakan petugas di lapangan," ucap Maulana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved