Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Cerita Taruna Akmil Asal Papua, Orangtua Rela Jual Babi Demi Ongkosi Samuel

Bahkan orangtuanya sampai rela menjual babi demi membelikan tiket dari kampungnya menuju Jayapura, Papua.

istimewa
Samuel Wamu, Taruna Akmil 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Masuk menjadi Taruna Akademi Militer merupakan impian banyak anak muda di Indonesia.

Pasalnya, proses seleksi yang panjang dan persaingan ketat membuat impian menjadi prajurit TNI semakin tidak mudah.

Profesi abdi negara yang satu ini juga kerap dipandang masyarakat sebagai sosok yang meningkatkan derajat keluarga, terlebih bagi warga pedesaan dan pedalaman.

Hal demikian yang diceritakan Samuel Wamu, pemuda asal pedalaman Papua yang keluarganya tidak punya banyak harta.

Bahkan orangtuanya sampai rela menjual babi demi membelikan tiket dari kampungnya menuju Jayapura, Papua.

Cerita Samuel cukup menginspirasi. Pemuda asal Wamena, Suku Daniini sudah terbiasa hidup sederhana di kampungnya

Sempat bercita-cita menjadi guru semasa kecil, ia pun mengubah mimpinya menjadi prajurit penjaga keamanan negara. 

"Bapak saya guru, cita-cita saya waktu kecil, sebenarnya mau ikut bapak jadi guru,  tapi sejak SMP saya sekolah di kota, saya sering bertemu tentara yang membawa senjata," ujarnya.

Hal itu membuat Samuel kecil kagum dan mengubah cita-citanya.

Samuel bercerita, ia terbiasa jalan kaki setiap hari selama 4 jam, sedangkan untuk pulang juga 4 jam.

Mendengar cita-cita anaknya, orangtua Samuel mendukung sampai rela menjual babi peliharaan mereka.

Hasil penjualan babi dibelikan tiket dari kampungnya di daerah Wamena menuju Markas Kodam Cendrawasih untuk menjalankan serangkaian tes masuk Akmil.

Editor: Ahmad Sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved