Breaking News:

Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Sempat Sita ATM, Tas Hermes Hingga Jam Tangan Mewah, KPK Lepas Istri Edhy Prabowo, Juga 2 Dirjen KKP

Istri mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Iis Rosyati Dewi dilepas KPK. Sebelumnya ATM, tas hermes dan jam tangan Iis sempat disita

Sumber: Dokumentasi Humas KKP
Edhy Prabowo bersama istri saat halal bihalal secara virtual, di Jakarta, Selasa (26/5/2020). Sang istri bernama Iis Rosyita Dewi sempat ditangkap KPK bersama suaminya namun kini dilepas KPK 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Istri mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Iis Rosyati Dewi dilepas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (26/11/2020) dini hari.

KPK melepas Iis bersama dua Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena tidak menemukan alat bukti yang menunjukkan Iis dan dua dirjen KKP itu terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi.

Mengenal sosok istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi yang ikut diamankan KPK pada Rabu 25 November 2020
Istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi yang ikut diamankan KPK (istimewa)

 Sebelumnya, Iis dan dua Dirjen KKP itu ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

Baca juga: Mengenal Istri Edhy Prabowo Iis Rosita Dewi yang Ikut Diamankan KPK, Kekayaannya Rp 7 Milyar

Baca juga: Harun Masiku Trending Terkait Penangkapan Edhy Prabowo, Pujian Terhadap KPK Terganjal Masiku?

"Dalam gelar perkara itu disimpulkan bahwa sejauh ini baru yang tujuh orang yang kami sebutkan tadi yang memenuhi pembuktian. Minimal pembuktian dua alat bukti, sejauh ini baru yang tujuh orang itu saja," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers, di Kantor KPK, Jakarta, Rabu.

Adapun dua dirjen KKP yang sempat diamankan yakni, Dirjen Tangkap Ikan KKP Zaini dan Dirjen Budi Daya Selamet, ikut diamankan KPK saat penangkapan Edhy di Bandara Soekarno-Hatta. 

Mereka bertiga tidak ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. 

Namun demikian, Nawawi menuturkan, tidak menutup kemungkinan KPK menjerat tersangka-tersangka baru dalam kasus ini, termasuk istri Edhy.

Baca juga: Haris Azhar Diminta Belajar Soal Sengketa Tanah Cakung, Kuasa Hukum Abdul Halim: Jangan Asbun

"Pada tahapan-tahapan selanjutnya bisa saja ada penambahan atau pun tetap seperti itu, jawaban kami ini sudah dimaksudkan untuk soal istri yang kemudian tidak terseret dan lain sebagainya itu," kata Nawawi. 

KPK menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster.

Ketujuh tersangka itu adalah Edhy, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri dan Andreau Pribadi Misata, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih, Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito, serta seorang pihak swasta bernama Amiril Mukminin.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved