Breaking News:

Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional, Kepala BPSDMI Eko Cahyanto Singgung Pentingnya Pengembangan Pendidikan Vokasi

SMK di lingkungan Kemenperin berbasis spesialisasi dengan kurikulum mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)

Istimewa
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Eko S.A Cahyanto beserta para eselon II menggelar pertemuan virtual dengan para guru di bawah naungan BPSDMI, Kamis (26/11/2020) 

Eko menambahkan, untuk mendorong pertumbuhan industri nasional, terdapat 3 pilar utama yang harus menjadi perhatian, yaitu investasi, teknologi, dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca juga: Peringati Hari Guru, Ruben Onsu Biayai Sekolah Kakak-Beradik Anak Jalanan yang Ditemui Saat Ngamen

Dari ketiga komponen tersebut, potensi besar bagi Indonesia adalah ketersediaan SDM yang kompeten sehingga perlu dilakukan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi secara lebih masif.

"Melalui program kerja yang dilaksanakan, upaya BPSDMI Kemenperin dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajar terus dilakukan mengingat Sumber Daya Manusia Industri adalah investasi utama untuk kemajuan sektor industri dalam negeri," terangnya

BPSDMI Kemenperin saat ini memiliki sembilan unit Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terdiri dari Sekolah Menengah Analisis Kimia dan Sekolah Menengah Teknologi Industri.

Baca juga: Peringati Hari Guru Nasional Ke-75, 11 Guru SMA Putra Bangsa Depok Mendapatkan Penghargaan

SMK di lingkungan Kemenperin berbasis spesialisasi dengan kurikulum mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang disusun bersama sektor industri.

Selain itu, kegiatan belajar mengajar menggunakan modul berbasis kompetensi, dengan fasilitas workshop, laboratorium dan teaching factory dengan mesin dan peralatan yang sesuai standar industri.

Kerja sama yang dilakukan sekolah dengan industri memberikan kesempatan bagi siswa untuk melakukan praktek kerja di industri serta dapat bekerja di industri setelah lulus dengan tingkat penyerapan hingga 100 persen.

Eko menambahkan, Kementerian Perindustrian melalui BPSDMI terus memberikan perhatian secara khusus untuk pengembangan pendidikan vokasi, termasuk di sekolah-sekolah vokasi yang dimiliki.

"Salah satunya melalui berbagai penghargaan kepada para tenaga pengajar yang terlibat. Tujuannya, agar semakin giat dalam mencetak SDM industri yang unggul," ungkapnya.

Baca juga: Sejarah Hari Guru Nasional yang Diperingati Setiap 25 November Bersamaan dengan PGRI

Salah satu guru di sekolah menengah vokasi telah mencapai tahap guru utama vokasi.

Sih Parmawati, guru yang juga merupakan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan - Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMK-SMTI) Pontianak diangkat menjadi guru utama vokasi pada bulan Juli lalu.

Halaman
123
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved