Teknologi

Gandeng Berdikari Insurance, Pengembangan Aplikasi Media Sosial Hyppe Kini Makin Terlindungi

PT Hyppe Teknologi Indonesia menjadi satu-satunya perusahaan startup yang mengantongi perlindungan terhadap pengembangan aplikasi media sosial Hyppe.

Istimewa
Aplikasi media sosial Hyppe buatan lokal (Aplikasi Hyppe) akan rilis di akhir tahun ini. 

Sebagai salah satu perusahaan pengembang perangkat lunak, Hyppe akan mengembangkan aplikasi media sosial lokal buatan anak negeri yang nantinya siap menunjang kebutuhan para generasi bangsa dalam berekspresi.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Hyppe Teknologi Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan berbagai inovasi agar dapat mendukung Bangsa Indonesia dalam memasuki era Industri 4.0. 

Salah satunya adalah bersinergi dengan PT Berdikari (Insurance) menandatangani perjanjian kerjasama terkait penyediaan jaminan pembayaran terhadap setiap alokasi penempatan dana yang dilakukan untuk pengembangan aplikasi media sosial Hyppe.

Penandatanganan Perjanjian kerjasama ini juga menjadikan PT Hyppe Teknologi Indonesia sebagai satu-satunya perusahaan startup yang mengantongi perlindungan terhadap pengembangan aplikasi media sosial Hyppe.

Baca juga: Teknologi Fingerprint Combat dan Blockchaint Aplikasi Hyppe Bantu Lindungi Karya Content Creator

Sebagai salah satu perusahaan pengembang perangkat lunak, Hyppe akan mengembangkan aplikasi media sosial lokal buatan anak negeri yang nantinya siap menunjang kebutuhan para generasi bangsa dalam berekspresi.

Melalui sinergi yang terjalin dengan Berdikari sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jaminan pembayaran, maka secara tidak langsung akan semakin mendukung persiapan Indonesia dalam memasuki era teknologi Industri 4.0.

Chief Strategic Officer PT Hyppe Teknologi Indonesia Magin M menyatakan bahwa PT Hyppe Teknologi Indonesia sangat berterima kasih atas terlaksananya Perjanjian Kerjasama yang dilakukan di kantor Berdikari, Jakarta pada Rabu 25 November kemarin.

Baca juga: Tak Hanya Lindungi Karya Content Creator dari Pembajakan, Aplikasi Hyppe juga Beri Penghasilan

Kompetitor FB, Youtube, dan Instagram

Adapun Pengembangan aplikasi media sosial Hyppe yang nantinya akan hadir sebagai kompetitor media sosial raksasa lainnya seperti Facebook, Youtube dan Instagram ini juga menawarkan konsep sharing economy platform, sehingga dapat membantu perkenomian masyarakat Indonesia dari berbagai lapisan.

“Sudah saatnya produk-produk luar yang kita gunakan selama ini digantikan oleh produk lokal Indonesia sendiri, yang tentu saja telah disusun dan menyesuaikan dengan nilai-nilai budaya, sosial, dan sosiologis Bangsa Indonesia,” sebutnya.

Ia berharap Hyppe nantinya dapat memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pengguna dan pembuat konten agar bisa menciptakan dan mengembangkan kreativitas secara optimal.

Perlindungan karya Content Creator dari pembajakan

Aplikasi Hyppe yang berbasis teknologi Blockchain dan Fingerpaint Combat tersebut saat ini masih dalam tahap uji pengujian dan segera release akhir tahun ini.

Penerapan Blockchain dan Fingerprint Combat sebagai basis teknologi di aplikasi Hyppe berfungsi untuk mencatat data berdasarkan jaringan peer-to-peer yang terdesentralisasi, serta melindungi konten dari pembajakan.

Basis teknologi ini membuka peluang yang besar bagi para content creator untuk melindungi karya mereka, yang selama ini menjadi hal yang sering terjadi di publik.

Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2020 Resmi Dimulai, Decentralized Finance Menjadi Fokus Bahasan

Proses pembuatan karya tidaklah mudah bagi seorang content creator, bahkan yang berpengalaman sekalipun.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved