Selasa, 5 Mei 2026

Persija

Bek Muda Persija Muhammad Ferrari Idolakan Dua Sosok Pemain Ini

Sebagian besar pemain sepak bola profesional selalu memiliki idola yang memengaruhi performa dan perjalanan kariernya di dunia si kulit bundar.

Tayang:
Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
persija.id
Bek muda Persija Jakarta, Muhammad Ferrari, sedang menjalani latihan bersama skuad Macan Kemayoran. 

Hal itu juga dirasakan oleh bek muda Persija Jakarta, Muhammad Ferrari.

Pemain belakang yang baru beranjak usia 17 tahun itu menyebutkan bahwa ada dua sosok menjadi idolanya selama berkarier di sepak bola.

Dua sosok yang jadi idola Ferrari juga bermain di posisi sebagai pemain belakang.

Menariknya, keduan pemain tersebut merupakan berasal dari dalam maupun luar negeri.

Untuk urusan dalam negeri, Ferrari mengidolakan rekan setimnya sekaligus senior di Persija, yakni Ryuji Utomo.

“Kalau pemain idola dalam negeri bang Ryuji Utomo. Kalau bang Ryuji, banyak yang bisa dicontoh dari dia kayak pola makan, kegiatan latihannya,” ujar Ferrari dikutip dari persija.id.

Sedangkan untuk bek luar negeri, mantan bek Tira Persikabo U-16 itu mengidolakan bek Real Madrid, Sergio Ramos.

Menurut Ferrari, Sergio Ramos merupakan pemain yang punya sikap pemimpin saat di dalam lapangan.

“Sedangkan kalau luar (negeri) Sergio Ramos. Alasannya, karena Sergio Ramos memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi sebagai kapten. Keduanya layak dijadikan contoh buat karier saya kedepannya,” tutur Ferarri.
 

Laga Berkesan

Di sisi lain, Ryuji mengatakan bahwa banyak pertandingan spesial dan berkesan selama berkarier sebagai pesepak bola profesional, terutama di Persija Jakarta yang sudah dibelanya cukup lama.

Tahun 2020 merupakan musim ketiga bagi bek asal Jakarta ini memerkuat Persija.

Bergabung di musim 2017, Ryuji sempat menjalani karier di Thailand selama satu musim.

Bek berusia 25 tahun itu kembali Persija dan sudah dua musim ia jalani.

Tentunya banyak pertandingan yang ia lewati bersama klub berlambang Monas tersebut.

Ryuji mengaku seluruh laga yang ia jalani bersama Persija punya kesan tersendiri dan tentunya sulit untuk dilupakan.

“Seluruh pertandingan yang saya jalani bersama Persija berkesan sekali, karena setiap pertandingan itu tidak bakal terulang lagi dalam hidup saya. Jadi, saya sangat sangat menikmati setiap pertandingan tersebut dan pastinya selalu diingat, karena masuk ke memori saya,” kata Ryuji.

Meski begitu, ada satu pertandingan yang menurut pengguna nomor punggung 4 itu spesial yang ia sulit untuk dilupakannya.

Pertandingan itu adalah final leg pertama Piala Indonesia saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Ia mencetak gol kemenangan Persija pada menit ke-87.

Mendapat bola liar hasil sepak pojok Riko Simanjuntak, Ryuji melepaskan tendangan kaki kanan nan keras sehingga tak mampu dihentikan kiper Hilmansyah.

Gol tersebut makin spesial karena Ryuji masuk sebagai pemain pengganti dari Maman Abdurrahman di babak kedua.

“Yang pasti laga itu momen luar biasa bagi saya. Alhamdulillah, saat itu bisa memberikan kontribusi dengan mencetak gol. Tetapi, yang luar biasanya adalah gemuruh dari The Jakmania yang waktu itu stadion juga penuh. Atmosfernya luar biasa dan itu benar-benar tidak bisa untuk dilupakan,” papar Ryuji.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved