Breaking News:

Timnas

Bambang Nurdiansyah Kenang Ketatnya Penjagaan Terhadap Maradona

Bambang Nurdiansyah jadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-20 yang bermain di Piala Dunia U-20 1979 di Tokyo, Jepang.

KOMPAS.com/SUCI RAHAYU
Pelatih PSIS Semarang di Liga 1 2019, Bambang Nurdiansyah. 

Saat itu, Indonesia masuk ke Piala Dunia U-20 setelah beberapa negara Asia antara lain Irak, Korea, dan Korea Utara mengundurkan diri.

Indonesia berada di grup B bersama dengan Argentina, Polandia, dan Yugoslavia.

Bambang Nurdiansyah dan pemain Timnas Indonesia U-20 tak menyangka bisa menghadapi dan melihat langsung permainan Maradona.

Pria yang akrab disapa Banur itu pun mengaku sangat terkesan dengan permainan Maradona yang waktu itu sudah digadang-gadang bakal menjadi pemain besar.

Bahkan, Mundari Karya yang sudah dipersiapkan untuk menjaga Maradona dikatakannya tak bisa berbuat apa-apa.

“Waktu itu bukan canggung, tetapi yang pasti bahwa kami terkesima.Kami salut dengan penampilannya, terutama teknik individu yang dia punya ketika itu,” kata Banur dikutip dari Tribunnews.com.

“Ada teman saya yang disiapkan khusus jaga Maradona itu Mundari Karya. Nah, itu dari Jakarta memang sudah disiapkan jaga Maradona. Tetapi, tidak bisa berbuat apa-apa. Dengan mudah Maradona bisa mengelabui Mundari Karya,” ujar Banur.

Indonesia kala itu kalah telak dari Argentina dengan skor 5-0.

Kelima gol tercipta pada babak pertama.

Dua gol diborong Maradona dan Ramon Diaz mencetak hatrik.

Halaman
12
Penulis: Abdul Majid
Editor: Sigit Nugroho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved