Sampah

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Minta Masyarakat Adukan Temuan Sampah Lewat Medsos

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meminta masyarakat untuk mengadukan temuan sampah yang menumpuk di kawasan Kota Bekasi ke media sosialnya.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada awak media di Kantor Pemkot Bekasi, pada Kamis (24/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meminta masyarakat untuk mengadukan temuan sampah yang menumpuk di kawasan Kota Bekasi ke media sosialnya.

Hal itu untuk menanggapi ditemukannya puluhan ton sampah di Kali Jambe, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi yang ditengarai berasal dari Kali Bekasi.

"Kan di kita punya URC dan BMSDA. Saya kira medsos kita terbuka, termasuk punya saya," kata Tri saat dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020).

Tumpukan sampah di Kali Jambe, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/11/2020). Camat Tambun Selatan Junaepi mengusulkan, bantaran Kali Jambe dibuat seperti Banjir Kanal Timur untuk mencegah banjir dan tumpukan sampah.
Tumpukan sampah di Kali Jambe, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/11/2020). Camat Tambun Selatan Junaepi mengusulkan, bantaran Kali Jambe dibuat seperti Banjir Kanal Timur untuk mencegah banjir dan tumpukan sampah. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Aduan tersebut, kata Tri, akan langsung ditindaklanjuti agar pihaknya bisa menurunkan tim untuk melakukan pengecekan.

"Kalau ada keluhan-keluhan atau lihat sungai kotor, bisa dilaporkan dan Insyaallah akan ditindaklanjuti," ungkapnya.

Tri menambahkan bahwa petugas telah sering melakukan pengecekan ke seluruh aliran Kali Bekasi hingga ke kali-kali kecil lainnya.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat meninjau SMK Bisnis dan Teknologi yang memproduksi ekstrak minyak atsiri untuk menghemat bahan bakar minyak.
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat meninjau SMK Bisnis dan Teknologi yang memproduksi ekstrak minyak atsiri untuk menghemat bahan bakar minyak. (Dok Humas Pemkot Bekasi)

"Kalau kita kan setiap hari, ada tim pematusan. Ada juga alat berat yang terus berputar memantau seluruh aliran sungai dari sekunder dan primer," katanya.

"Jadi yang bisa kita lakukan, ya kita lakukan. Artinya kita memang trus lakukan pembersihan. Ini jg untuk persiapan menghadapi La nina yang akan hadir," tandas Tri. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved