Breaking News:

Korupsi Banten

Sejak Dipimpin Wahidin Halim, Korupsi di Provinsi Banten Menurun Drastis

Prestasi luar biasa berhasil dicapai Wahidin Halim. Belum satu periode menjadi Gubernur Banten, korupsi sudah menurun drastis.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Prestasi luar biasa berhasil dicapai Wahidin Halim. Belum satu periode menjadi Gubernur Banten, korupsi sudah menurun drastis.

Pemerintah Provinsi Banten bertekad untuk meningkatkan peringkat dalam penilaian pemberantasan korupsi melalui MCP (Monitoring Control for Prevention) Tahun 2020.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dalam Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Penertiban dan Penyelamatan Aset di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Selasa (24/11/2020). 

Gubernur Banten Wahidin Halim berharap Kafilah Provinsi Banten pada MTQ XXVIII mampu membuktikan bahwa Provinsi Banten sebagai sumber penghasil juara musabaqoh tilawatil Al-Qur'an.
Gubernur Banten Wahidin Halim berharap Kafilah Provinsi Banten pada MTQ XXVIII mampu membuktikan bahwa Provinsi Banten sebagai sumber penghasil juara musabaqoh tilawatil Al-Qur'an. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Karena menurut Wahidin, MCP merupakan monitoring tentang capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (Korsupgah) yang dilaksanakan oleh seluruh pemerintah daerah di seluruh Indonesia yang meliputi delapan area intervensi.

"Sampai dengan tanggal 20 November 2020, pemerintah Provinsi Banten telah memperoleh MCP 84,50 persen atau peringkat kedua secara nasional," ujar pria yang akrab disapa WH ini.

Ditegaskannya, atas capaian hasil tersebut pihaknya berterima kasih kepada KPK apa yang menjadi saran, pertimbangan, dan yang diminta KPK bisa dilaksanakannya.

Juga kepada BPN Provinsi Banten dan Kejaksaan Tinggi Banten yang telah menfasilitasi tercapainya penyelesaian target yang telah ditetapkan.  

Termasuk penarikan mobil-mobil dinas dari yang sudah paripurna. Demikian pula persoalan aset yang didukung oleh BPN. 

Menurut WH, Pemprov Banten terus menunjukkan komitmennya dalam penertiban dan pengamanan aset daerah.

Dari 1.022 bidang tanah sampai dengan November 2020  sudah bersertifikat sebanyak 464 bidang atau  45,4 persen. Pada tahun 2020 telah terealisasi 201 bidang.

Sejumlah Kepala Daerah di Banten mengikuti rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi bersama Korsupgah KPK, BPKP, dan Kejati. Rakor tersebut digelar di Aula Pendopo Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) Serang, Banten pada Selasa (18/8/2020).
Sejumlah Kepala Daerah di Banten mengikuti rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi bersama Korsupgah KPK, BPKP, dan Kejati. Rakor tersebut digelar di Aula Pendopo Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) Serang, Banten pada Selasa (18/8/2020). (Warta Kota)
Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved