Breaking News:

Musik

Royalti Itu Penting, Candra Darusman: Royalti Adalah Pemberdayaan Musisi Secara Karya dan Ekonomi

Banyak pemusik dan penyanyi yang tidak tahu jika mereka yang juga penulis lagu berhak atas royalti performing right atas karyanya.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
istimewa
Di program DIKSI Episode 9 bertema 'Berbagai Jenis Royalti dan Para Pelaku Terkait di Dalam Industri Musik Tanah Air', FESMI mencerahkan musisi terkait sejumlah hak atas karya dan hak ekonominya, Rabu (25/11/2020) sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Untuk mewujudkan musisi yang berdaya secara karya dan ekonomi, peran royalti menjadi sangat penting.

Hal ini terus diperjuangkan Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI).

Di program DIKSI Episode 9 bertema 'Berbagai Jenis Royalti dan Para Pelaku Terkait di Dalam Industri Musik Tanah Air', FESMI mencerahkan musisi terkait sejumlah hak atas karya dan hak ekonominya.

Baca juga: Musisi dan Pekerja Musik Sebaiknya Punya Organisasi, Candra Darusman: Bisa Menjadi Pressure Groups

Baca juga: Banyak Orang Jadi Penyanyi Cover Lagu, Candra Darusman: Jangan Takut Bernyanyi, Tapi Lihat Rambunya

Chico Hindarto, Ketua Badan Pengurus Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Hak Cipta WAMI, menyatakan, pihaknya saat ini sedang menggarap royalti di ranah media sosial (medsos).

Media sosial itu seperti YouTube, Tiktok dan sejumlah platform digital lain.

"Kami sedang usahakan. Tantangannnya, TikTok misalnya, belum punya log sheet. Kami baru bisa manual lewat sampling," kata Chico Hindarto, Rabu (25/11/2020) sore.

Di program DIKSI Episode 9 bertema 'Berbagai Jenis Royalti dan Para Pelaku Terkait di Dalam Industri Musik Tanah Air', FESMI mencerahkan musisi terkait sejumlah hak atas karya dan hak ekonominya, Rabu (25/11/2020) sore.
Di program DIKSI Episode 9 bertema 'Berbagai Jenis Royalti dan Para Pelaku Terkait di Dalam Industri Musik Tanah Air', FESMI mencerahkan musisi terkait sejumlah hak atas karya dan hak ekonominya, Rabu (25/11/2020) sore. (istimewa)

Log sheet ini, lanjutnya, berguna untuk memudahkan pembagian royalti kepada musisi yang berhak mendapatkan.

Saat ini LMK Hak Cipta WAMI juga menjadi LMK yang melakukan pengumpulan bagi royalti pemusik asing yang karyanya dimainkan di Indonesia.

LMK Hak Cipta WAMI sekaligus menjadi lembaga yang menyalurkan royalti bagi musisi Indonesia yang karyanya dimainkan di luar negeri.

Baca juga: Sudah Capek Bikin Lagu dan Garap Musik, Maia Estianty Akan Pensiun dari Industri Musik Indonesia

Baca juga: Terus Bertahan di Industri Musik, Begini Cara Agnez Mo Tetap Berkarya Sambil Menjalankan Bisnisnya

"Paling banyak dari Malaysia, mungkin karena kita serumpun. Lalu dari Jepang," kata Chico Hindarto.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved