Breaking News:

Hari Guru Nasional

Janji Nadiem Makarim akan Sejahterakan Kehidupan Guru: Ini Komitmen Kami Perjuangkan Hak Mereka

Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional Mendikbud Nadiem Makarim berkomitmen memperjuangkan hak guru agar lebih sejahtera.

Youtube Kemendikbud
Menteri Nadiem Makarim janji memperjuangkan hak dan sejahterakan guru 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional Mendikbud Nadiem Makarim berkomitmen memperjuangkan hak guru agar lebih sejahtera.

Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan, profesi guru bukanlah pekerjaan sembarangan.

Hal itu dikarenakan, pekerjaaan dilakukan guru sangat mulia, yakni mendidik setiap siswa.

"Guru adalah profesi yang mulia dan terhormat. Banyak upaya yang telah kami jalankan, agar guru bisa menempati posisi tersebut," ucap Nadiem saat sambutan upacara Hari Guru Nasional dari Gedung Kemendikbud yang disiarkan secara daring, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Inilah 4 Penyebab Gagalnya BLT Guru Honorer Dicairkan, Bisa Laporkan ke Kemendikbud

Maka dari itu, dia memohon kepada para guru agar bisa mendoakan Kemendikbud dalam meningkatkan kemampuan guru diberikan kemudahan.

Nadiem juga berkomitmen agar bisa memperjuangkan hak guru bisa berjalan baik dan lancar, sehingga guru bisa lebih sejahtera.

Dia pun memberi apresiasi kepada para guru yang selalu berinovasi dalam memberikan pembelajaran kepada siswa di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Sejarah Hari Guru Nasional yang Diperingati Setiap 25 November Bersamaan dengan PGRI

Menurut Nadiem, para guru sudah berhasil menciptakan pembelajaran yang luar biasa di masa pandemi ini.

"Jadi, kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga kependidikan, pemerintah daerah (Pemda), pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa. Pembelajaran tetap berjalan ditengah segala keterbatasan," ungkap Nadiem.

Tak hanya itu, Nadiem juga mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru, karena telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian hidupnya sendiri demi mendidik dan mengajarkan siswa-siswanya.

Baca juga: 25 Kumpulan Ucapan dan Gambar Hari Guru Nasional 2020 Cocok Dibagikan di Media Sosial

Tujuan semua itu, lanjut dia, semata-mata guru ingin masa depan anak bangsa lebih baik lagi di masa kini dan masa mendatang.

"Sekali lagi, terima kasih kepada guru telah menjadi pelukis masa depan dan peradaban Indonesia. Selama Hari Guru Nasional Tahun 2020. Teruslah kepada guru agar bisa bangkitkan semangat dan bersatu untuk anak-anak Indonesia," tukas Nadiem.

Sebelumnya, Nadiem mengaku peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di tahun 2020 sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun ini, peringatannya dalam situasi pandemi Covid-19.

"Peringatan Hari Guru di tahun ini berbeda, sistem pendidikan di mana saja, di seluruh dunia, terkena dampak langsung. Seolah-oleh pun sementara sekolah harus ditutup," ungkap Nadiem.

Baca juga: Peringati Hari Guru Nasional Ke-75, 11 Guru SMA Putra Bangsa Depok Mendapatkan Penghargaan

Akibat pandemi Covid-19 pula, kata Nadiem, jutaan guru dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah.

Hal ini dilakukan agar bisa menjaga diri dari potensi terkena sekaligus memutus rantai penularan Covid-19.

Sebagai manusia biasa, bilang dia, situasi sulit ini kadang kala membuat banyak ornag merasa tidak nyaman dan tidak berdaya.

Ada pilihan untuk menyerah, ada opsi untuk mengeluh.

Namun, negeri ini harus memilih terus bangkit dan berjuang. 

"Itu karena keyakinan bahwa kita tetap bisa mengupayakan keberlanjutan pembelajaran bagi murid-murid yang kita cintai walaupun dengan segala kerhormatan," jelas dia.

Rekrutmen guru honorer

Mendikbud Nadiem Makarim menyebutkan, rekrutmen guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN) lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak ( PPPK) merupakan salah satu apresiasi kepada guru, agar kesejahteraan mereka mengalami peningkatan.

"Kami di Kemendikbud dari awal berkomitmen untuk memperjuangkan hak guru lewat rekrutmen menjadi ASN PPPK, agar bisa mengembangkan pendidikan, profesionalisme, tentunya untuk kesejahteraan guru," ungkap dia saat sambutan upacara Hari Guru Nasional dari Gedung Kemendikbud yang disiarkan secara daring, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Kemendikbud Akan Sediakan Materi Pembelajaran Online untuk Guru Honorer yang Ikut Seleksi PPPK

Nadiem menekankan, semua kalangan masyarakat menjadi bukti di pandemi Covid-19, bahwa guru tidak pernah menyerah dengan keadaan.

Lalu, semua murid dan orangtua juga mampu beradaptasi dan bisa bekerjasama dengan guru, agar terus bisa menimba pendidikan di saat pandemi Covid-19.

"Saya sangat terharu melihat dan mendengar cerita-cerita hebat, dedikasi, kesungguhan bapak dan ibu guru untuk bergerak mencari solusi agar proses belajar anak-anak Indonesia tidak terhenti," jelas dia.

Dia mencontohkan, ada guru yang sudah menggunakan pembelajaran daring saat pandemi Covid-19. Ada juga guru yang membuat anak-anak menjadi kelompok kecil, dan didatangi secara bergiliran.

Lalu, ada juga guru yang sudah memperbolehkan muridnya untuk masuk ke sekolah, dengan menggunakan jadwal bergilir dan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Ada juga yang mendatangi rumah siswa dan berdiskusi dengan orangtua siswa untuk membantu proses belajar mengajar di rumah, dan ada yang mencari sinyal di sebrang sungai dan sebagainya," tegas Nadiem.

Untuk itu, apresiasi rekrutmen guru honorer menjadi ASN PPPK hanyalah hal kecil. Namun, langkah itu sangat berharga, agar guru honorer bisa mampu meningkatkan kehidupan di posisi yang lebih layak.

"Kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru dan tenaga kependidikan. dengan semangat juang yang tinggi dan kesabaran bapak atau ibu guru semua, pembelajaran tetap berjalan, meski dengan segala keterbatasan," pungkas dia.

Sebelumnya Nadiem telah mengumumkan rencana seleksi guru PPPK tahun 2021. Nadiem menyatakan, guru honorer bisa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) lewat skema PPPK.

Kemendikbud akan memberikan kesempatan bagi 1 juta guru honorer menjadi ASN lewat skema PPPK dan proses seleksi akan dilakukan mulai tahun 2021.

Rekrutmen terbuka untuk semua guru honorer di sekolah negeri dan swasta yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan serta Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG yang) saat ini tidak mengajar.

"Semua guru honorer dan lulusan PPG bisa mendaftar dan mengikuti seleksi dan semua yang lulus seleksi akan menjadi guru PPK hingga batas satu juta guru," terang Nadiem.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hari Guru Nadional 2020, Mendikbud: Rekrutmen Guru Honorer Jadi Bentuk Apresiasi" dan  "Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud: Profesi Guru Mulia dan Terhormat"

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved