Selasa, 2 Juni 2026

Jakarta Barat Punya Lapangan Sepak Bola Gratis Loh, Ini Penampakannya

Jakarta Barat punya lapangan sepak bola gratis bagi masyarakat yaitu Stadion Kebun Jeruk, milik Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.

Tayang:
Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
/bintangmuda-senayan.com
Inilah penampakan Stadion Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jakarta Barat punya lapangan sepak bola gratis bagi masyarakat yaitu Stadion Kebun Jeruk, milik Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.

Gratis. Sebuah kata yang memberikan angin segar. Tapi kali ini bukan lah barang melainkan fasilitas publik yang gratis untuk publik.

Alamatnya ada di Jalan Lapangan bola, Kelurahan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Termasuk lapangan mini, Stadion Kebun Jeruk punya satu tribun, lampu penerangang, kamar mandi baik pria dan wanita, kantor, track joging, serta mushola. 

Baca juga: Banjir, Lapangan Sepak Bola di Kedung Badak, Kota Bgor Jadi Danau, Masyarakat Mancing di Atas Pohon

Dari pantauan langsung Warta Kota di lapangan, kondisi rumput lapangan masih terawat dan layak untuk menggelar pertandingan amatir.

Stadion Kebon Jeruk.
Stadion Kebon Jeruk. (Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang)

"Sebelum pandemi, lapangan selalu dipakai oleh warga setiap hari," ucap Abdullah, orang yang dipercaya merawat lapangan kepada Warta Kota, Rabu (25/11/2020).

Hanya saja, semenjak Maret lalu, lapangan terpaksa ditutup untuk kegiatan bermain bola akibat pandemi Covid-19 dan belum diketahui kapan akan dibuka.

Baca juga: Stadion Kebon Jeruk Jadi Parkir Liar Kendaraan Warga Setempat

Saat Warta Kota memantau fasilitas stadion, terlihat pula kekurangannya. Kondisi tribun tampak memprihatinkan, kotor akibat dedaunan, cat tempat duduk penonton pun telah mengelupas, dan pada beberapa titik tumbuh tanaman.

Selain itu, beberapa mobil warga pun parkir sembarangan. Di bawah tribun, giliran motor warga yang parkir liar.

Pada sudut kiri tribun, tampak pula pembuangan kayu atau sisa-sisa bangunan milik warga.

Untuk masalah parkir liar dan sisa bangunan di area stadion, Abdullah punya alasan.

"Sudah saya tegur mas, tapi sulit. Akhirnya saya membersihkan area yang bisa saya jangkau," ucapnya.

Jadi lokasi parkir liar mobil warga.
Jadi lokasi parkir liar mobil warga. (Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang)

Seyogyanya, lapangan yang tak pernah sepi (sebelum pandemi Covid-19) ini steril dari aktivitas warga yang memarkirkan kendaraannya di area stadion.

Menurut Abdullah, warga yang memarkirkan kendaraannya di area stadion tidak punya izin, hanya saja dirinya tak mampu membendung aktivitas warga tersebut.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved