Kamis, 30 April 2026

Investasi

Harga Emas Batangan PT Antar 24 November Turun 16.000 Per Gram Menjadi Rp 961.000

Berikut ini harga emas batangan di PT Antam, ketahui juga untung rugi membeli emas. 

Tayang:
Kompas.com/Daily Mail
Harga emas batangan Selasa 24 November turun 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berikut ini harga emas batangan di PT Antam, ketahui juga untung rugi membeli emas. 

Harga emas hari ini, Selasa 24 November, di Butik Emas Logam Mulia Aneka Tambang (Antam) turun Rp 16.000 per gram dari sebelumnya Rp 977.000 per gram menjadi Rp 961.000 per gram.

Di lain sisi, harga buyback emas Antam hari ini di logam mulia turun Rp 17.000 per gram, dari sebelumnya Rp 856.000 per gram menjadi Rp 839.000 per gram.

Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 122.000 per gram.

Baca juga: Diskon Akhir Tahun Skutik 150 CC Tembus Jutaan Rupiah, Bagaimana untuk Motor Sport 150 CC?

Harga Emas Hari ini (Antam)
Ukuran (gram) Harga (24/11) Harga (23/11) Perubahan
0.5 530.500 538.500 -1,49
1 961.000 977.000 -1,64
2 1.862.000 1.894.000 -1,69
3 2.768.000 2.816.000 -1,70
5 4.580.000 4.660.000 -1,72
10 9.105.000 9.265.000 -1,73
25 22.637.000 23.037.000 -1,74
50 45.195.000 45.995.000 -1,74
100 90.312.000 91.912.000 -1,74

Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas hari ini: harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Harga emas hari ini yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia.

Baca juga: Update Harga Emas Batangan PT Antam Kamis 27 Agustus Rp 1.019.000 Per Gram

Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.

Jadi, jika pagi hari ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 961.000 per gram.

Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 839.000 per gram oleh Logam Mulia.

Tanggal Harga Emas per gram Harga Buyback per gram (Hari ini) Potensi Laba/Rugi
17 November 2020 Rp 980.000 Rp 839.000 -14.39% (rugi)
24 Oktober 2020 Rp 1.008.000 Rp 839.000 -16.77% (rugi)
24 Agustus 2020 Rp 1.023.000 Rp 839.000 -17.99% (rugi)
24 Mei 2020 Rp 916.000 Rp 839.000 -8.41% (rugi)
24 Februari 2020 Rp 809.000 Rp 839.000 3.71% (untung)
24 November 2019 Rp 747.000 Rp 839.000 12.32% (untung)
24 Agustus 2019 Rp 765.000 Rp 839.000 9.67% (untung)
24 Mei 2019 Rp 666.000 Rp 839.000 25.98% (untung)
24 Februari 2019 Rp 675.000 Rp 839.000 24.30% (untung)

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan.

Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang.

Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.

  • Membeli emas Antam pada 17 November 2020 (Rp 980.000 per gram) = -14.39% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 24 Oktober 2020 (Rp 1.008.000 per gram) = -16.77% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 24 Agustus 2020 (Rp 1.023.000 per gram) = -17.99% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 24 Mei 2020 (Rp 916.000 per gram) = -8.41% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 24 Februari 2020 (Rp 809.000 per gram) = 3.71% (untung)
  • Membeli emas Antam pada 24 November 2019 (Rp 747.000 per gram) = 12.32% (untung)
  • Membeli emas Antam pada 24 Agustus 2019 (Rp 765.000 per gram) = 9.67% (untung)
  • Membeli emas Antam pada 24 Mei 2019 (Rp 666.000 per gram) = 25.98% (untung)
  • Membeli emas Antam pada 24 Februari 2019 (Rp 675.000 per gram) = 24.30% (untung)

Kalkulasi di atas belum memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya materai Rp 6.000.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id 

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved