Breaking News:

Sekda Kota Depok Ajak Kota Tetangga Tingkatkan Kerjasama Antar Wilayah Menekan Penyebaran Covid-19

Sekretaris Daerah Kota Depok Hardiono kembali mengajak kota-kota tetangga untuk bahu membahu dalam penanganan Covid-19.

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Sekda Depok Hardiono optimistis maju ke Pilkada Depok 2020. 

WARTAKOTALIVE, DEPOK - Sekretaris Daerah Kota Depok Hardiono kembali mengajak kota-kota tetangga untuk bahu membahu dalam penanganan Covid-19.

Sebagai kota yang lokasinya strategis dan terletak di tengah kota-kota besar, kata Hardiono, menjadikan Kota Depok sebagai kota yang menginisiasi pertemuan antar wilayah sekitar yakni Jakarta, Bogor, Tanggerang, dan Bekasi.

“Karena itu, kerja sama antar wilayah harus terus ditingkatkan demi menurunnya penyebaran Covid-19 di Kota Depok,” papar Hardiono saat dihubungi Warta Kota, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Sekda Depok Mengaku Tak Dilibatkan Wali Kota Dalam Memberhentikan Kepala Diskominfo

Terlebih saat ini Kota Depok masuk dalam wilayah zona oranye atau tingkat risiko sedang Covid-19.

Atas pencapaian tersebut, Hardiono mengucap rasa syukurnya dan berharap hal tersebut sebagai penanda bahwa Depok bisa segera keluar atau terbebas dari Covid-19.

Dengan meningkatnya kedisplinan warga terhadap protokol kesehatan, Hardiono yakin mampu menghadirka dampak positif terhadap angka penurunan serta kesembuhan di Kota Belimbing itu.

Sementara itu, dibukanya Wisma Makara UI sebagai lokasi perawatan pasien Covid-19 bergejala ringan juga turut direspon positif oleh pria yang pernah menjabat sebagai Bappeda Kota Depok ini.

Menurutnya, peruntukan tersebut dapat mencegah penyebaran Covid-19 khususnya dari klaster keluarga.

Baca juga: Kebijakan PSBB di Jabodetabek, Sekda Depok: Jangan Biarkan WNA Keluar Masuk dengan Mudah

Klaster keluarga di Kota Depok masuk dalam kategori tinggi, hal ini juga sempat diakui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menilai salah satu penyebabnya adalah adanya warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Itu sebabnya, kata Hardiono, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan beragam cara mencari lokasi yang bisa dijadikan tempat isolasi bagi pasien Covid-19 bergejala ringan khususnya mereka yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Menurutnya, isolasi atau pembatasan ini merupakan upaya agar tidak terjadi penyebaran dan penularan virus secara luas di lingkungan keluarga. 

Baca juga: Bawaslu Panggil Sekda Depok Terkait Spanduk Pencalonan, KASN: Itu Kewenangan Bawaslu

Hardiono mengatakan, pasien yang memiliki gejala ringan atau sedang sudah seharusnya segera diisolasi di rumah sakit atau di gedung yang telah ditunjuk Pemkot Depok sebagai fasilitas kesehatan untuk penanganan Covid-19, seperti Wisma Makara UI misalnya.

“Ketika isolasi mandiri di rumah banyak juga yang tidak disiplin terhadap protokol kesehatan,"

"Karena itu, keberadaan Wisma Makara dengan berbagai fasilitas yang mumpuni, menjadi solusi yang tepat, agar orang yang bergejala bisa secara cepat sembuh karena pengawasan yang disiplin dari para petugas,” katanya.

Dari total kapasitas 120 pasien, hingga Minggu, 22 November 2020 Wisma Makara UI mencatatkan sudah ada 31 pasien yang dirawat.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved