Breaking News:

Berita Jakarta

Pemerintah Kota Jakarta Timur Siapkan 262 Posko Pengungsian Korban Banjir

Sebanyak 262 posko pengungsian bencana banjir disiapkan oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur menjelang puncak musim hujan.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Wakil Wali Kota Jakarta Timur Hendra Hidayat 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI -  Sebanyak 262 posko pengungsian bencana banjir disiapkan oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur menjelang puncak musim hujan.

Puncak musim hujan  diperkirakan terjadi pada awal tahun 2021 mendatang. 

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Hendra Hidayat mengatakan, penambahan posko pengungsian bencana banjir untuk mencegah kerumunan warga saat mengungsi.

Alasannya, kerumunan  dapat memicu penyebaran virus corona atau Covid-19.

Menurut Hendra, lokasi yang dijadikan tempat pengungsian bencana banjir tersebar di sejumlah titik mulai dari sekolah, gelanggang olahraga, lapangan umum, hingga kantor pemerintahan.

“Kurang lebih 262 posko pengungsian sudah Kami siapkan dengan bekerjasama dengan seluruh stakeholder,” kata Hendra, Senin (23/11/2020).

Baca juga: HUJAN Terus Guyur Jakarta, Inilah Nomor Penting Jakarta dan Nomor Posko Banjir

Baca juga: Rawan Banjir, Pemprov DKI Jakarta Utamakan Perhatian ke Wilayah Jakarta Selatan

Meski tidak merinci berapa banyak penambahan posko pengungsian di 10 kecamatan di Jakarta Timur, protokol kesehatan juga telah disiapkan petugas di lapangan.

Protokol kesehatan berupa pengecekan suhu tubuh dan penyediaan tempat cuci tangan.

Selain itu, pencegahan kerumunan pengungsi menggunakan sekat juga telah disiapkan di posko pengungsian. 

Baca juga: Rawan Banjir, Pemprov DKI Jakarta Utamakan Perhatian ke Wilayah Jakarta Selatan

Baca juga: Djakarta Teater Platform 2020, 2 Teater Gelar Pentas di Perumahan Mewah dan Kampung Langganan Banjir

"Biasanya tenda yang digunakan untuk 100 orang, kini maksimal 50 orang. Jadi posko ini kita perbanyak demi protokol kesehatan pencegahan," ujarnya.

Sementara itu, persiapan perlengkapan evakuasi di masing-masing permukiman warga yang rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor juga disiapkan.

"Setiap kelurahan pada tanggal 27 November 2020 sudah menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kampung tangguh banjir," ujar Hendra Hidayat.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved