Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Wali Kota Bogor Temukan Kasus Anak Tertular Covid-19, Bima Arya: Padahal Mereka Hanya di Rumah

Wali Kota Bogor menemukan kasus anak tertular Covid-19 dari keluarga. Bima Arya mengatakan, padahal mereka hanya di rumah.

Repro Instagram@pemkotbogor
Wali Kota Bogor menemukan kasus anak tertular Covid-19 dari keluarga. Bima Arya mengatakan, padahal mereka hanya di rumah. Foto dokumentasi: Wali Kota Bogor, Bima Arya, meraih penghargaan Best Government Officer for Accelerated Growth pada ajang People Of The Year 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Wali Kota Bogor menemukan kasus anak tertular Covid-19 dari keluarga. Bima Arya Sugiarto mengatakan, padahal mereka hanya di rumah.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menemukan kasus anak-anak di Kota Bogor yang tertular virus Covid-19 dari keluarganya yang bekerja di perkantoran dan di luar kota.

"Untuk mengetahui berapa jumlahnya harus melihat ada lagi," kata Bima di Balai Kota Bogor, Sabtu (21/11/2020), menjawab pertanyaan pers mengenai adanya anak-anak usia 6-15 tahun yang terpapar Covid-19.

Video: Doni Monardo Ungkap Ada Tambahan Kasus Covid-19 Usai Kegiatan Maulid di Petamburan dan Megamendung

Menurut Bima Arya, cukup banyak anak-anak di Kota Bogor yang terpapar Covid-19, padahal mereka hanya di rumah.

"Mereka tertular dari keluarganya yang bekerja," katanya.

Sebelumnya, Bima Arya pernah menyebut klaster penularan Covid-19 yang besar di Kota Bogor adalah klaster perkantoran, luar kota, dan keluarga, yang ketiganta saling beririsan.

Baca juga: Kisah Lengkap 2 Anak Tertular Corona dari Baju Ayahnya yang Bekerja di RS Darurat Wisma Atlet

Baca juga: Wisma Makara UI Depok Mulai Tampung Pasien Covid-19 Rujukan, Pasien Dapatkan Edukasi dari Petugas

Karena itu, Bima Arya mengatakan rencana belajar tatap muka di sekolah, mulai 11 Januari 2021 mendatang harus memperhatikan penerapan protokol kesehatan maupun kepastian keamanan bagi para pelajar, mulai dari berangkat, selama berada di sekolah, sampai kembali lagi ke rumah.

Kepastian keamanan yang dimaksudkan adalah menerapkan protokol kesehatan secara benar, yakni memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik, baik di lingkungan sekolah maupun dalam perjalanan dari rumah ke sekolah serta dari sekolah ke rumah.

"Keselamatan dan kesehatan adalah yang utama," katanya. 

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved