Breaking News:

Serie A

Romelu Lukaku Minta Christian Eriksen Kuasai Bahasa Italia agar Menyatu dengan Inter Milan

Romelu Lukaku sarankan Christian Eriksen belajar bahasa Italia, jika dia ingin benar-benar menyatu dengan rekan-rekannya di Inter Milan di Serie A.

Twitter
Striker Internazionale Milano, Romelu Lukaku, menyarankan Christian Eriksen belajar bahasa Italia agar bisa menyatu dengan rekan-rekannya di Inter Milan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Striker Internazionale Milano, Romelu Lukaku, menyarankan rekan satu timnya, Christian Eriksen, belajar bahasa Italia, jika dia ingin benar-benar menyatu dengan rekan-rekannya di Inter Milan.

Gelandang internasional Denmark itu bergabung dengan Inter pada bulan bulan Januari lalu.

Dia pindah ke Serie A Italia setelah membuktikan kualitasnya sebagai pemain bintang Tottenham Hotspur. Namun, Eriksen kesulitan menemukan bentuk terbaiknya sejak berkiprah di Inter.

Bahkan, beberapa waktu lalu Eriksen menyatakan kepindahannya ke Inter tidak berjalan sesuai ekspektasi.

Eriksen baru mencatatkan tiga penampilan sebagai starter di Serie A 2020-2021, dengan setiap kesempatan dia hanya bermain selama satu jam saja, alias memulai laga dari bangku pemain cadangan.

Kata Lukaku, yang bergabung dengan Inter dari Manchester United pada musim panas tahun 2019, perjuangan Eriksen untuk tampil gemilang di Inter akan lebih mudah jika dia mampu menguasai bahasa setempat.

Hal itu akan memudahkannya untuk bekerja lebih erat lagi dengan rekan-rekan barunya.

“Eriksen memiliki semua kualitas untuk menjadi pemain top dan saya ingin membantunya, tetapi pertama-tama dia harus belajar bahasa Italia,“ kata Lukaku di stasiun televisi Swedia, Kanal 5.

“Saya langsung terbiasa dengan realitas baru, tetapi mungkin dia membutuhkan lebih banyak waktu. Soal bahasanya, dia masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan. Jika dia belajar bahasa Italia, saya yakin segalanya akan menjadi lebih mudah baginya,“ tambah Lukaku.

“Dia bisa berkomunikasi lebih baik dengan semua orang, rekan-rekan satu tim, dan pelatih, dan akan berkontribusi lebih banyak bagi pekerjaan seluruh tim,“ ujar Lukaku.

Sementara itu, mantan bek kanan legendaris Inter, Giuseppe Bergomi, menyatakan seharusnya pengelola Il Biscione tidak merekrut Eriksen, tetapi rekan dia di Tottenham Hotspur.

Kata Bergomi, sistem pemainan Inter kurang pas untuk Eriksen.

“Sistem permainan Inter yang memberi dampak besar kepadanya dan hal itu tidak bisa diubah, sebab permainan dengan dua striker menjadi kekuatan Inter pada saat ini,“ kata Bergomi kepada Radio Nerazzurra.

“Kalau saya yang memilih, saya akan mengambil Son (Heung-min) atau (Harry) Kane dari Tottenham, bukan Eriksen. Son bisa tampil bagus di Inter,“ tambahnya.

Penulis: Merdi Iskandar
Editor: Merdi Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved