Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu (22/11), BMKG: Waspadai Hujan Petir di Jaksel & Jaktim pada Siang

Pada prakiraan cuaca di Jakarta Minggu 22 November 2020 siang nanti, hujan petir di Jaksel dan Jaktim, hujan sedang di Jakbar, hujan ringan di Jakpus

bmkg.go.id
Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu (22/11), BMKG: Waspadai Hujan Petir di Jaksel & Jaktim pada Siang. Tampak foto grafis prakiraan cuaca di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu 22 November 2020 siang dan malam. 

Cilandak                       HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

Jagakarsa                     HUJAN PETIR 13.00, 16.00

Kebayoran Baru        HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

Kebayoran Lama       HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

Mampang Prapatan HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

Pancoran                    HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

Pasar Minggu             HUJAN PETIR 13.00, 16.00

Pesanggrahan           HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

Setia Budi                    HUJAN RINGAN 16.00

Tebet                            HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

PRAKIRAAN CUACA JAKARTA TIMUR MINGGU 22 NOVEMBER 2020

Cakung          HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

Cipayung       HUJAN PETIR 13.00, 16.00

Ciracas           HUJAN PETIR 13.00, 16.00

Duren Sawit  HUJAN PETIR 13.00, 16.00

Jatinegara      HUJAN PETIR 13.00, 16.00

Kramat Jati     HUJAN PETIR 13.00, 16.00

Makasar          HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

Matraman      HUJAN RINGAN 16.00

Pasar Rebo    HUJAN PETIR 13.00, 16

Pulo Gadung HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

PRAKIRAAN CUACA JAKARTA UTARA MINGGU 22 NOVEMBER 2020

Cilincing            HUJAN RINGAN 16.00

Kelapa Gading HUJAN RINGAN 13.00, 16.00

Koja                    HUJAN RINGAN 16.00, 01.00

Pademangan   HUJAN RINGAN 01.00

Penjaringan     HUJAN RINGAN 16.00

Tanjung Priok  HUJAN RINGAN 16.00, 01.00

PRAKIRAAN CUACA KEP SERIBU MINGGU 22 NOVEMBER 2020

Kep Seribu Selatan HUJAN RINGAN 07.00,10.00,01.00

Kep Seribu Utara    HUJAN RINGAN 07.00,10.00,01.00

Keterangan:
Berlaku mulai Minggu 22 November 2020 pukul 07.00 WIB- Senin 23 November 2020 pukul 07.00.

Waspada Intensitas Hujan Lebat hingga Akhir Tahun, BMKG: La Nina Berdampak pada Kenaikan Curah Hujan

Anomali cuaca akibat fenomena La Nina di Samudera Pasifik mulai terasa dampaknya di Indonesia.

Akibat La Nina, curah hujan jauh lebih tinggi dibanding pada kondisi normal sehingga memperbesar potensi bencana hidrometereologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

Sebagian besar wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan pada bulan Oktober yakni sebagian Sumatera, Jawa Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. 

Baca juga: UPDATE Jenazah Cai Changpan Tiba di RS Polri Kramat Jati

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, rata-rata La Nina di Indonesia menimbulkan dampak kenaikan curah hujan sebanyak 40 persen dibanding kondisi normal. 

Puncak La Nina diprediksi akan terjadi pada akhir tahun 2020 hingga awal 2021.

Fenomena La Nina dan potensi dampaknya juga menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. 

Baca juga: Tertarik Menanam Genjer? Simak Tips Berikut Ini dan Cara Mengolahnya agar Terasa Lezat Dikonsumsi

Presiden meminta masyarakat lebih tanggap bencana dan mempersiapkan diri mengantisipasi dampak badai La Nina terutama di tiga sektor yakni pertanian, perikanan, dan perhubungan.

Jika kurang antisipasi, bencana hidrometereologi akibat fenomena La Nina bisa mengganggu rantai produksi dan ekonomi.

Demikian pula ancaman banjir yang timbul akan mempersulit upaya mengatasi pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya terkendali.

Baca juga: Hasil Survei Elektabilitas PDIP dan Gerindra Naik tapi Sejumlah Parpol Menurun, Ada Apa ya?

Lebih tanggap bencana akan mengurangi dampak anomali La Nina.

Lebih lengkap simak dialog selengkapnya bersama Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fachri Rajab. 

 

Penulis: Andy Pribadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved