Breaking News:

Bhayangkara FC

Kombes Sumardji COO Bhayangkara FC Melarang Semua Pemainnya Bermain Di Tarkam

Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji telah mengimbau agar pemainnya tidak ikut tarkam karena beresiko cedera

Warta Kota/Umar Widodo
COO Bhayangkara FC, Kombes Pol Sumardji 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Manajemen Bhayangkara FC mengimbau para pemain agar menjaga kondisi selama libur dan vakumnya Liga 1. Indra Kahfi dan kawan-kawan agar tidak ikut tarkam karena bisa berpotensi cedera.

Media officer Bhayangkara, Anggra Bratama mengatakan pemain harus selektif memilih kegiatan untuk menjaga kondisi saat tim diliburkan. Program latihan mandiri yang diberikan tim pelatih harus dilaksanakan.

“Waktu masih ada latihan memang dilarang (ikut tarkam), tapi pas dikasih libur ini belum ada perintah resminya dilarang. Tetapi juga tidak ada disuruh cari tarkam atau sejenisnya, intinya mereka disuruh jaga kondisi dan tetap dikasih program latihan,” tuturnya.

Tim Bhayangkara FC di kompetisi Liga 1 musim 2020 yang akhirnya dihentikan karena pandemi Covid-19 di Indonesia
Tim Bhayangkara FC di kompetisi Liga 1 musim 2020 yang akhirnya dihentikan karena pandemi Covid-19 di Indonesia (Warta Kota/Umar Widodo)

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji telah mengimbau agar pemainnya tidak ikut tarkam karena beresiko cedera. Ia tidak ingin para pemain tumbang ketika Liga 1 dilanjutkan awal tahun depan.

“Untuk saya, sebaiknya pemain jangan sampai mengikuti tarkam. Sebab, risikonya besar. Bisa sampai cedera atau yang lain. Untuk para pemain, sekarang lebih baik mengikuti saja program yang dibuat oleh tim pelatih untuk menjaga kondisi,” lanjut Kapolres Sidoarjo, Kombes Pol. Sumardji.

Baca juga: Manajer Bhayangkara FC I Nyoman Yogi Hermawan Ingin Klub Liga 1 Dapat Lisensi AFC

Pertandingan tarkam menjadi godaan terbesar bagi pemain profesional di Indonesia, termasuk di Liga 1, ketika kompetisi tengah berhenti. Umumnya, tujuan mengikuti tarkam untuk mendapatkan pemasukan sampingan.

Namun, fenomena tarkam masih menjadi pro dan kontra di kancah sepak bola Indonesia. Banyak yang mengkritik karena tarkam bisa membuat pemain cedera.

Adam Alis gelandang tim Bhayangkara FC saat bermain di Liga 1
Adam Alis gelandang tim Bhayangkara FC saat bermain di Liga 1 (Warta Kota/Umar Widodo)

Pada kesempatan yang lain, kabar bahagia datang buat klub  Bhayangkara FC  yang dinyatakan lolos verifikasi AFC Club Licensing 2020 tanpa syarat.

Pencapaian itu jadi prestasi tersendiri bagi klub berjuluk The Guardian ini.

Benar, lolos verifikasi AFC Club Licensing bukan hal baru bagi Bhayangkara FC yang membedakan sekarang lolos tanpa syarat.

Baca juga: Indra Kahfi Kapten Tim Bhayangkara FC Tegas Milih Kompetisi Liga 1 Dihentikan

Halaman
12
Editor: Umar Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved