Selasa, 2 Juni 2026

UEFA Nations League

Bastian Schweinsteiger Ingin Thomas Mueller dan Jerome Boateng Kembali Bela Jerman

Bastian Schweinsteiger menilai tim nasional Jerman masih membutuhkan pemain-pemain senior seperti Thomas Mueller dan Jerome Boateng.

Tayang:
Penulis: Merdisikandar | Editor: Merdisikandar
Telegraph
Bastian Schweinsteiger meminta pelatih Jerman, Joachim Loew, memanggil Thomas Mueller dan Jerome Boateng. Pemain senior itu dinilai masih dibutuhkan oleh tim nasional Jerman saat ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Bastian Schweinsteiger meminta manajemen tim nasional Jerman memanggil kembali duo pemain senior Bayern Muenchen, Thomas Mueller dan Jerome Boateng.

Peran pemain senior itu penting untuk menambah semangat juang pemain-pemain muda Jerman.

Sejak tahun 2019, pelatih Jerman, Joachim Loew, tidak memanggil Mueller, Boateng, dan Mats Hummels. Alasannya, Loew ingin membangun generasi baru Der Panzer.

Namun, rencana Loew itu tidak berjalan sesuai harapan. Jerman terlihat tertatih-tatih pada masa transisi dan puncaknya mereka dihajar Spanyol dengan enam gol tanpa balas, pada pekan keenam UEFA Nations League, Rabu (18/11/2020) dini hari WIB, di Estadio Olímpico de Sevilla.

Sementara itu, Mueller dan Boateng terus mendulang trofi bersama klub mereka.

Menurut Schweinsteiger, fakta itu menjadi bukti jasa pemain-pemain senior seperti Mueller dan Boateng masih dibutuhkan pada masa transisi.

Schweinsteiger justru heran dengan putusan Loew, yang mengabaikan Mueller dan Boateng.

Mats Hummels, Thomas Mueller dan Jerome Boateng. Jasa para pemain senior ini dianggap masih dibutuhkan oleh tim nasional Jerman. Mereka bisa jadi pemimpin skuad Die Mannschaft saat ini, yang sebagian besar masih muda.
Mats Hummels, Thomas Mueller dan Jerome Boateng. Jasa para pemain senior ini dianggap masih dibutuhkan oleh tim nasional Jerman. Mereka bisa jadi pemimpin skuad Die Mannschaft saat ini, yang sebagian besar masih muda. (Imago)

“Dia punya opininya sendiri, tetapi saya punya pendapat berbeda,“ kata Schweinsteiger kepada laman ARD.

“Pemain seperti Jerome Boateng dan Thomas Mueller baru saja memenangkan treble bersama tim terbaik di Eropa. Mereka bermain secara reguler di level klub dan mereka masih merupakan pemain Jerman yang berkualitas. Mengapa mereka tidak ada di tim nasional?” tambah mantan gelandang Jerman itu.

“Di dalam pertandingan seperti ini, penting untuk memiliki kumpulan pemain yang memiliki keunggulan, yang memiliki pengalaman, dan kualitas. Anda dapat melihat sendiri bahwa tim nasional kami belum memiliki kualitas yang dibutuhkan,“ tutur Schweinsteiger.

Kekalahan dari Spanyol itu menjadi kekalahan terbesar Jerman di sebuah kejuaraan resmi.

Terakhir kali gawang Jerman dijebol sebanyak enam kali terjadi kala melawan Prancis di Piala Dunia 1958. Saat itu Jerman kalah 3-6.

Adapun hasil minor dari markas Spanyol itu menimbulkan pertanyaan terkait peluang Die Mannschaft di Euro 2020, yang akan berlangsung enam bulan lagi.

Kritik serupa juga disuarakan oleh mantan gelandang serang Jerman, Mesut Oezil, serta mantan striker dan pelatih Jerman, Juergen Klinsmann.

Lewat Twitter, Oezil meminta pengelola tim nasional Jerman segera memanggil kembali Boateng.

Adapun Klinsmann menilai skuad yang dilatih oleh Loew minim sosok dengan karakter pemimpin.

“Hanya Loew dan stafnya yang tahu dengan keputusan ini (tidak memanggil Mueller dan Boateng). Sampai sekarang kami masih terus bereksperimen di lini belakang,“ kata Klinsmann kepada ESPN.

Klinsmann menilai Jerman butuh pemimpin sejati dan pemain berkarakter seperti Mueller, agar bisa mengatur skuad Jerman, yang kini relatif berusia muda.

Meski begitu, Klinsi tidak setuju Loew dipecat, karena hal itu hanya akan memperburuk situasi.

“Tidak perlu ada pelatih baru, karena nanti justru terjadi kepanikan secara menyeluruh,“ katanya.

Pada pertandingan kontra Spanyol, Loew memilih pemain-pemain muda seperti Niklas Sule, Robin Koch, dan Jonathan Tah untuk mengisi pos lini belakang.

Hal itu dilakukan untuk melakukan regenerasi di timnya.

“Tahun 2019 adalah awal yang baru bagi tim nasional Jerman. Penting bagi saya untuk secara pribadi menjelaskan keputusan saya kepada para pemain dan manajemen FC Bayern. Sekarang saatnya menentukan arah untuk masa depan. Kami ingin memberi tim ini penampilan yang baru,“ katanya, seperti dikutip Sportbible.

“Saya yakin ini adalah langkah yang tepat. Para pemain muda yang datang akan memiliki ruang yang mereka butuhkan untuk berkembang. Sekarang terserah mereka untuk mengambil tanggung jawab,” tambah Loew.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved