Breaking News:

Porprov Banten 2022

Pengurus Sepak Takraw Kota Tangerang Ingin Menggunakan Jalur Mutasi Atlet di Porprov Banten 2022

Sepak takraw jarang diminati kalangan muda. Ini lah yang membuat pengurus cabang sepak takraw Kota Tangerang berniat menggunakan jalur mutasi atlet.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Valentino Verry
Pengurus Sepak Takraw Kota Tangerang Ingin Menggunakan Jalur Mutasi Atlet di Porprov Banten 2022
Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang
Haji Dirman, ketua sepak takraw Kota Tangerang

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sepak takraw jarang diminati oleh kalangan muda. Ini lah yang membuat Dirman, ketua pengurus cabang sepak takraw Kota Tangerang berniat menggunakan jalur mutasi atlet.

Hal itu terpaksa dilakukan untuk memperkuat sepak takraw Kota Tangerang di Pekan Olahraga Provinsi 2022 mendatang.

Bukan hal gampang, meski pernah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, tetap saja sepak takraw sepi penggemar dibandingkan dengan futsal atau pun sepak bola.

Pemain sepak takraw Vietnam berusaha melepaskan tembakan yang diadang pemain Thailand, pada final sepak takraw kuadran putri Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (1/9/2018). Thailand berhasil memperoleh medali emas setelah menang atas Vietnam dengan skor 2-0.
Pemain sepak takraw Vietnam berusaha melepaskan tembakan yang diadang pemain Thailand, pada final sepak takraw kuadran putri Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (1/9/2018). Thailand berhasil memperoleh medali emas setelah menang atas Vietnam dengan skor 2-0. (ANTARA FOTO/INASGOC/Wahyu Putro A & Nova Wahyudi)

Belum pula pembinaan yang belum maksimal disetiap jenjang pemula (anak-anak SD) junior, dan senior.

"Di Kota Tangerang memang sulit mencari atlet sepak takraw. Meski melatih mereka mudah. Tapi daya minat sepak takraw rendah," ucapnya kepada Warta Kota belum lama ini.

Kekurangan atlet takraw, Dirman pun memasukkan alternatif mutasi atlet di perencanaannya. Menurutnya, ia sudah mengetahui prosedur mutasi atlet dan akan mencoba mencari atlet dari wilayah lain.

"Bagaimana caranya yang penting dia sah dalam tata tertib administrasi aturan KONI Pusat. Ini masuk rencana saya," tutupnya.

Sepak takraw memang tidak sepopuler sepak bola. Tak hanya bicara materi, namun dukungan orang tua pun menjadi penting untuk kesuksesan seorang atlet.

Pemain sepak takraw putra Indonesia, Syamsul Hadi (kiri) melancarkan serangan ke pemain Malaysia saat bertanding penyisihan grup di ISTAF Super Series.
Pemain sepak takraw putra Indonesia, Syamsul Hadi (kiri) melancarkan serangan ke pemain Malaysia saat bertanding penyisihan grup di ISTAF Super Series. (Kompas.com)

Dirman mengatakan tak mudah baginya untuk mendapatkan atlet sepak takraw di Kota Tangerang.

"Kekompakan atlet, orang tua, pengurus dan pelatih mampu memberikan 70 persen mempengaruhi peningkatan perkembangan atlet," ucapnya.

Dirman pun berusaha untuk dekat dengan keluarga atlet demi mempermudah pembinaan atlet tersebut.

Dirman menjelaskan tak mudah pula meluluhkan hati orang tua, ia menceritakan dirinya pernah menerima penolakan dari orang tua.

"Saya pernah dapat atlet sepak takraw Kota Tangerang. Saya temui keluarganya agar anaknya dibina di Provinsi, tetapi orang tuanya menolak karena takut sekolah anaknya terganggu. Hal itu saya tidak bisa paksakan," tambahnya.

Wasit asal Singapura, Muhammad Radi, dinilai telah mengeluarkan keputusan kontroversial saat laga sepak takraw putri antara Malaysia dan Indonesia, di Kuala Lumpur, Minggu (20/8/2017)
Wasit asal Singapura, Muhammad Radi, dinilai telah mengeluarkan keputusan kontroversial saat laga sepak takraw putri antara Malaysia dan Indonesia, di Kuala Lumpur, Minggu (20/8/2017) (dok. Kemenpora)

Menurutnya, sulit memastikan atlet berhasil di sekolah dan juga di olahraga jika tidak ada kekompakan atau koordinasi antar semuanya.

Belum lagi soal kesejahteraan atlet sepak takraw yang diprediksi sulit untuk disamaratakan dengan raihan atlet di sepak bola, baik penggajian maupun uang pembinaan. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved