Breaking News:

VIDEO Banjir Rob di Pelabuhan Sunda Kelapa Mulai Surut, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Banjir rob yang melanda Pelabuhan Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara Selasa (17/11/2020) lalu mulai surut pada Rabu (18/11/2020).

Penulis: Henry Lopulalan
Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Henry Lopulalan
Banjir rob yang melanda Pelabuhan, Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara Selasa (17/11/2020) lalu mulai surut pada Rabu (18/11/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN -- Banjir rob yang melanda Pelabuhan Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara Selasa (17/11/2020) lalu mulai surut pada Rabu (18/11/2020).

Menurut pantauan Wartakotalive.com, kendaraan sudah bisa melintas di Pelabuhan, Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara.

Sisa air Rob tidak menganggu aktifitas bongkar muat setelah sehari sebelumnya Selasa (17/11/2020).

Pelabuhan Sunda Kelapa sempat menghentikan aktifitas bongkar muat karena kedalaman air mencapai sekitar 1 meter.

Baca juga: Banjir Rob Terjang Kawasan Pesisir Utara Dua Polsek Kawasan Tergenang

Sementara itu sejumlah pompa mobile dikerahkan supaya bisa mengatasi banjir rob yang melanda Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (17/11/2020). 

Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Rahmat Irawan mengatakan pihaknya telah mengerahkan pompa mobile agar bisa mengatasi banjir rob.

"Kita juga siapkan pompa dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. Kita sudah melakukan komunikasi yang baik dan akan dibantu juga satu kendaraan," kata Rahmat, Selasa (17/11/2020). 

Baca juga: Pompa Mobile Dikerahkan Tangani Banjir Rob, Aktivitas Pelabuhan Muara Baru Kembali Normal

Satu unit pompa mobile sudah dikerahkan di dekat SPBU Pelabuhan Muara Baru. Sementara dua unit pompa lainnya akan dikerahkan untuk menangani musibah tahunan tersebut. 

"Dua (pompa) akan menyusul. Ini semua adalah bentuk keseriusan kita supaya aktivitas bisnis di pelabuhan tetap berjalan seperti biasa," kata Rahmat.

Baca juga: Rob Rendam Permukiman Warga di Tiga RT di RW 22 Muara Angke

Meski kawasan pelabuhan terendam banjir rob, Rahmat menegaskan hingga saat ini aktivitas perekonomian seperti bongkar muat dari kapal-kapal yang bersandar tidak sampai terganggu. 

"Sebetulnya industri ini hanya distribusinya yang kesulitan, operasional distribusi dan transportasi dari pegawainya. Namun, secara umum bahan bakunya, juga dari kegiatan bongkar muat di kapal juga masih bisa dilakukan normal," kata Rahmat.

Baca juga: Terendam Banjir Rob, Polsek Muara Baru tetap Buka Pelayanan SKCK

Menurutnya, banjir rob di kawasan pelabuhan sudah terjadi sejak Senin (16/11/2020) kemarin hingga hari ini, Selasa (17/11/2020) dan masih akan terjadi pada esok hari.

"Kita harapkan malam ini harus kering, jadi besok pagi aktivitas berjalan normal kembali. Kalau besok pasang, kita akan lakukan tindakan seperti ini (pengerahan pompa mobile) lagi," ucapnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved