Breaking News:

Liga 1

Tak Dapat Sponsor, PSIS Semarang Tak Bisa Bayar Gaji Pemain

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengakui pihaknya alami keterlambatan dalam membayar gaji pemain di kompetisi musim ini.

Tribun Jateng/ Franciskus Ariel
CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi. 

Yoyok mengatakan bahwa hal itu bisa terjadi, karena tak terlepas dari penundaan Liga 1 2020 pada Oktober dan November 2020.

Akibatnya, manajamen PSIS sulit mendapatkan sponsor, sehingga PSIS kesusahan menyeimbangkan antara pemasukan dan pengeluaran.

Walhasil, pemain menjadi korban.

Gaji pemain terlambat diterima dan itu adalah kali pertama terjadi di PSIS.

"Memang baru kali ini kami telat bayar gaji," kata Yoyok dikutip dari BolaSport.com.

"Sebelumnya, saya sudah menyampaikan bahwa keuangan PSIS cukup terdampak akibat 'prank' kompetisi yang mendadak tidak boleh diputar pada akhir September lalu," ujar Yoyok.

Saat ini, PSIS terus berjuang mendapatkan uang tambahan.

Pemegang saham di PT Mahesa Jenar berencana melakukan penjualan aset pribadi sebagai talangan agar operasional tim bisa berjalan.

Untuk PSIS, Yoyok akan melakukan semuanya agar operasional tim bisa tetap jalan.

Dia juga berharap, PSSI dan PT LIB segera cairkan hak subsidi dan hak komersial.

Halaman
12
Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Sigit Nugroho
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved