Sabtu, 2 Mei 2026

Kabar Artis

Sedang Terbaring Sakit, Aktor dan Satrawan Remy Sylado Masih Dirawat Intensif di Rumah Sakit

Sampai saat ini Remy Sylado yang sekarang berusia 75 tahun ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Premier, Jatinegara, Jakarta Timur.

Tayang:
warta kota/nur ichsan
Saat ini aktor dan sastrawan Remy Sylado yang sekarang berusia 75 tahun ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Premier, Jatinegara, Jakarta Timur, karena sakit. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aktor dan sastrawan Remy Sylado masih harus menjalani perawatan intensif sampai Rabu (18/11/2020) petang.

Sampai saat ini Remy Sylado yang sekarang berusia 75 tahun ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Premier, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Saat ini Remy Sylado masih kritis," kata Evry Joe, produser film, ketika dihubungi Warta Kota, Rabu petang.

Budayawan Remy Sylado
Budayawan Remy Sylado (antara foto)

Perawatan Remy Sylado yang pertama kali berakting dalam film Tinggal Sesaat Lagi (1986) itu sudah berulang-kali dilakukan.

Menurut Evry Joe, Remy Sylado menderita sakit komplikasi.

Dari rekan-rekan sesama sineas, seperti sutradara Dedi Setiadi hingga Yose Rizal, Evry Joe terus berkomunikasi mengabarkan kesehatan Remy Sylado.

Baca juga: Klik Film Putar Film Box Office Korea Selatan Voice of Silence di Indonesia, Begini Cerita Filmnya

Baca juga: Diputar Disney + Hotstar, Ini Cerita Film Di Bawah Umur Dibintangi Angga Yunanda dan Yoriko Angeline

Evry Joe berharap, Remy Sylado segera pulih dari sakitnya dan berkarya kembali. "Semoga beliau segera sehat," kata Evry Joe.

Dikutip dari Wikipedia, Remy Sylado lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 12 Juli 1945.

Setelah bermain pertama di film Tinggal Sesaat Lagi, Remy Sylado mulai sering berakting di layar lebar, seperti Dua dari Tiga Laki-laki (1989), Bulan di Atas Kuburan (2015) hingga Senjakala di Manado (2016).

Remy Sylado medio Juli 2018.
Remy Sylado medio Juli 2018. (warta kota/nur ichsan)

Remy Sylado memulai kariernya sebagai wartawan pada 1965 hingga menjadi dosen Akademi Sinematografi Bandung pada 1971.

Sejak masih berusia 18 tahun, Remy Sylado mulai menulis kritik, puisi, cerpen, novel, drama, kolom, esai, sajak, roman populer, juga buku-buku musikologi, dramaturgi, bahasa, dan teologi.

Baca juga: Box Office Tahun 2012, Film 5 cm Diputar Kembali di Bioskop Indonesia, Ingin Berpetualang Lagi?

Baca juga: Film Perempuan Tanah Jahanam Dipilih Komite Seleksi Oscar Wakili Indonesia di Piala Oscar 2021

Remy Sylado terkenal karena sikap beraninya menghadapi pandangan umum melalui pertunjukan-pertunjukan drama yang dipimpinnya.

Selain menulis banyak novel, Remy Sylado juga piawai melukis, bermain drama, dan banyak tahu tentang film.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved