Breaking News:

Liga 1 2020

PSSI: Aturan Gaji Pemain 25 Persen di SK Terbaru Merupakan Jalan Tengah

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyatakan SK terbaru PSSI sudah dibicarakan matang-matang, termasuk soal gaji pemain.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Max Agung Pribadi
pssi.org
Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi memastikan Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 ditunda selama 2020 ini hasil dari rapat Exco PSSI 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menjelaskan bahwa SK terbaru PSSI sudah dibicarakan matang-matang dengan berbagai pihak, termasuk soal aturan pembayaran gaji pemain.

Yunus Nusi mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan asosiasi pemain, pelatih dan klub sebelum mengeluarkan SK.

Ia menyadari ada pihak yang tak puas dengan hadirnya SK ini terutama bagi pemain, tapi keputusan ini menurutnya adalah hal yang adil bagi kedua belah pihak; klub dan pemain.

Baca juga: Surat Keputusan PSSI Terbaru: Pemain Dibayar 25 Persen Selama Tiga Bulan

“Kami berikan batasan itu dari hasil komunikasi PSSI dengan asosiasi pemain, pelatih dan klub ini adalah jalan tengah. Memang tidak ada yang terpuaskan tapi ini jalan tengahnya,” kata Yunus Nusi di Garuda Store, GBK, Jakarta, Selasa (17/11/2020).

“PSSI ditanyakan kok sampai masuk ke teknis. Iya kami harus harus melindungi semua pihak, kami harus masuk ke sana karena ini dalam keadaan luar biasa,” jelasnya.

Menurut Yunus Nusi, jika SK ini tidak dikeluarkan, maka klub bisa saja berpatokan pada isi kontrak.

Baca juga: Surat Keputusan PSSI Terbaru: Pemain Dibayar 25 Persen Selama 3 Bulan

Dalam kontrak disebutkan jika liga terhenti karena kejadian luar biasa maka pemain bisa tak mendapatkan gaji.

Di lain sisi, SK ini juga menjadi pegangan bagi klub-klub untuk terhindar dari gugatan pemain, khususnya pemain asing yang tidak terima dengan pemotongan gaji.

“Kalau terjadi klaim dan gugatan hukum dari pemain ke klub, SK PSSI ini bisa sedikit membantu, meringankan bahkan memenangkan klub. Seperti SK sebelumnya,” kata Yunus Nusi.

Baca juga: Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi: Aturan Gaji di SK Terbaru Merupakan Jalan Tengah

“Bali United digugat pemain asing, dengan adanya pandemi ini, kadang pemain asing tidak peduli dengan kesulitan-kesulitan klub, makanya muncullah surat keputusan ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam SK tersebut dijelaskan bahwa Pemain, pelatih dan ofisial akan dibayar maksimal 25 persen dari nilai kontrak terhitung Oktober hingga Desember 2020.

Kemudian, apabila kompetisi dimulai pada Februari, klub membayar gaji pemain, pelatih dan ofisial dengan kisaran 50 persen untuk Liga 1 dan 60 persen untuk Liga 2.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved