Prakiraan Cuaca

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Rabu (18/11) Sebagian Jakarta Hujan Pagi, Hujan Petir di Jaksel Siang

Prakiraan cuaca di Jakarta Rabu 18 November 2020 pagi nanti, sebagian wilayah Jakarta cerah berawan kecuali Jaksel dan Kep Seribu hujan ringan.

Penulis: Andy Pribadi | Editor: Andy Pribadi
bmkg.go.id
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Rabu (18/11) Sebagian Jakarta Hujan Pagi, Hujan Petir di Jaksel Siang. Tampak foto grafis prakiraan cuaca di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu 18 November 2020 pagi. 

Pihak BMKG pada prakiraan cuaca di Bodetabek Rabu 18 November 2020 menyampaikan peringatan dini potensi hujan disertai angin dan petir di wilayah Bodetabek plus Karawang.

"Waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir pada siang hingga menjelang malam hari di wilayah Kab Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kab Bekasi, Kab Karawang," tulis BMKG pada situsnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca di Bodetabek Rabu 18 November 2020, suhu udara di Bogor 22-27 derajat Celsius, Depok 23-29 derajat Celsius, Tangerang 24-33 derajat Celsius, Bekasi 24-30 derajat Celsius, dan Karawang 24-31 derajat Celsius.

Merasa Suhu Udara Panas saat Siang atau Malam dalam Beberapa Hari Ini? Berikut Penjelasan BMKG

Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menanggapi keluhan sejumlah warga masyarakat di hampir seluruh Indonesia merasa cuaca panas.

Beberapa waktu terakhir ini cuaca panas dialami sejumlah warga tak hanya terasa di siang hari tapi juga saat malam hari.

Pihak Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan, pemantauan BMKG memang menunjukkan adanya peningkatan suhu tertinggi siang hari pada beberapa hari terakhir.

Baca juga: Waspada, Indonesia Alami Gelombang Panas, Ini Penjelasan BMKG

"(Cuaca panas yang terjadi) terutama dirasakan di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara," kata Hary saat dihubungi Kompas.com, Minggu (15/11/2020).

Hary menambahkan, pada 12 November 2020, tercatat suhu lebih dari 36 derajat celcius terjadi di Bima, Sabu dan Sumbawa, dengan suhu tertinggi teramati di Bandara Sultan Muhammad Salahudin, Bima dengan suhu berada pada 37,2 derajat celcius.

"Namun catatan suhu ini bukan merupakan penyimpangan besar dari rata-rata iklim suhu maksimum pada wilayah ini, masih berada dalam rentang variabilitasnya di bulan November," ujar dia.

Penyebab cuaca panas

Ia menjelaskan, suhu maksimum yang meningkat dalam beberapa hari setidaknya dapat disebabkan oleh beberapa hal.

Salah satunya, pada November, kedudukan gerak semu matahari tepat di atas Pulau Jawa dalam perjalannya menuju posisi 23 lintang selatan setelah meninggalkan ekuator.

Posisi semu Matahari di atas Pulau Jawa akan terjadi dua kali, pada November dan April.

Baca juga: Detik-detik Perampok Bawa Pergi Mesin ATM Sekaligus Isinya, Ini Kronologinya

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved