Film

Bioskop Sudah Dibuka Lagi, Djonny Syafruddin: Saat Ini Bioskop Kita Sedang Terkapar, Butuh Recovery

Meski beberapa bioskop sudah dibuka kembali, GPBSI mencatat baru 25 persen bioskop di seluruh Indonesia yang beroperasi lagi di masa transisi ini.

wallpaperbetter.com
Ilustrasi film. Meski beberapa bioskop sudah dibuka kembali, GPBSI mencatat baru 25 persen bioskop di seluruh Indonesia yang beroperasi lagi di masa transisi ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bioskop di Indonesia sudah mulai beroperasi kembali di masa transisi pandemi Covid-19.

Djonny Syafruddin, Ketua Umum Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), mencatat, ada 60 gedung bioskop jaringan XXI di Indonesia yang sudah kembali beroperasi.

Dari 60 bioskop XXI yang telah beroperasi kembali itu, 16 bioskop XXI berada di Jakarta.

Pengunjung menunggu pertunjukan film di Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019).
Pengunjung menunggu pertunjukan film di Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019). (Warta Kota/Alex Suban)

Namun jumlah bioskop XXI yang dibuka itu masih sangat sedikit dibandingkan jumlah total bioskop XXI di seluruh Indonesia sebanyak 1.140 bioskop XXI.

Sementara jaringan bioskop CGV baru membuka kembali 68 bioskopnya dari jumlah total 367 bioskop CGV di seluruh Indonesia.

"Artinya, baru 25 persen bioskop di seluruh Indonesia yang dibuka kembali," kata Djonny Syafruddin saat berbincang Live Instagram di akun @eagle_awards, Rabu (18/11/2020) petang.

Baca juga: Ada 16 Cinema XXI di Jakarta yang Kembali Dibuka Mulai Hari Senin Ini, Bioskop XXI Mana Saja?

Baca juga: Box Office Tahun 2012, Film 5 cm Diputar Kembali di Bioskop Indonesia, Ingin Berpetualang Lagi?

Meskipun sudah ada bioskop yang dibuka, pengoperasian bioskop ditengah masa pandemi Covid-19 ini tidak semudah yang dibayangkan.

"Pembukaan bioskop tidak semudah yang kita pikirkan," kata Djonny Syafruddin.

Protokol kesehatan sangat penting sekali diterapkan di lingkungan bioskop. "Nyawa manusia harus dijunjung tinggi. Tapi untuk test case awal, pembukaan bioskop ini sudah cukup bagus," katanya.

Suasana Bioskop CGV Mall Indonesia di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020).
Suasana Bioskop CGV Mall Indonesia di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020). (Wartakotalive.com/Desy Selviany)

Apalagi untuk kembali memberikan 'kehidupan' pada karyawan yang bekerja di bioskop Indonesia yang jumlah keseluruhan lebih dari 10 ribu orang.

Pertanyaannya kemudian, film apa yang akan diputar di bioskop saat ini?

Beberapa film yang diputar di bioskop sekarang adalah film-film yang sebelumnya pernah diputar di layar lebar.

Baca juga: Meski Masih Was-was, Pengunjung Penasaran Nonton Bioskop Lagi Setelah 8 Bulan Tutup Akibat Pandemi

Baca juga: Film Story of Kale Diputar Bioskop Online Indonesia, Ini Kisah Ardhito Pramono dan Aurelie Moeremans

"Nah, kalau sudah nonton filmnya, orang nggak mungkin akan nonton lagi, kecuali film-film khusus yang diputar di bioskop. Tapi ini yang terjadi sekarang," ujarnya.

Sayangnya, meski bioskop sudah beroperasi kembali, Djonny Syafruddin melihat tidak ada penonton yang datang ke bioskop yang telah dibuka.

Kalaupun ada, jumlah penonton bioskop bisa dihitung jari.

Pengunjung menunggu pertunjukan film di Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019).
Pengunjung menunggu pertunjukan film di Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (18/8/2019). (Warta Kota/Alex Suban)

Sementara film nasional baru muncul di bioskop Indonesia pada Desember 2020 dan itu akan dilakukan bertahap.

Menurut Djonny Syafruddin, bioskop Indonesia saat ini istilahnya sedang koleps.

"Bioskop kita sedang terkapar. Harus berdiri dulu, baru jalan, kemudian berlari. Begitu kan," kata Djonny Syafruddin.

Baca juga: Dibuka Perdana, Bioskop XXI Summarecon Bekasi Masih Sepi Pengunjung

Baca juga: Gubernur Banten Wahidin Halim tak Izinkan Bioskop Beroperasi Meski Penyebaran Virus Corona Menurun

Ia memprediksi, bioskop paling cepat melakukan recovery sampai delapan bulan.

"Industri film Amerika Serikat juga belum berani kasih film ke Indonesia karena masih menganggap market Indonesia masih sempit," kata Djonny Syafruddin.

Setidaknya, perkiraan Djonny Syafruddin, industri film Hollywood paling cepat masuk bioskop Indonesia medio Maret 2021.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved