Breaking News:

VIDEO Permukiman Muara Angke Diterjang Banjir Rob, Aktivitas Warga Lumpuh

Pengurus RW 022 Pluit, Saiful mengatakan banjir rob yang masuk ke permukiman warga sudah terjadi sekira pukul 07.00 WIB hingga siang tadi. 

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Banjir rob merendam kawasan Muara Angke, RW 022 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (17/11/2020). Pompa air dikerahkan untuk mengurangi banjir di pemukiman warga Muara Angke. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Junianto Hamonangan

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN -- Banjir rob yang merendam kawasan Muara Angke, RW 022 Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (17/11/2020) membuat aktivitas warga setempat lumpuh. 

Pantauan di lokasi sekira pukul 14.00 WIB arus air pasang yang masuk permukiman warga terlihat menerjang jalanan mulai dari kontur tanah lebih tinggi hingga ke yang lebih rendah.

Akibatnya, aktivitas warga setempat lumpuh lantaran banjir rob merendam permukiman sejak pagi hari.

Bahkan tidak sedikit kendaraan yang melintas akhirnya mengalami kerusakan.

Sementara derasnya arus air dimanfaatkan anak-anak setempat untuk bermain. Ada juga warga yang berusaha untuk hati-hati agar tidak terjatuh karena terdorong arus. 

Baca juga: VIDEO Banjir Rob di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jalan Krapu Terendam

Pengurus RW 022 Pluit, Saiful mengatakan banjir rob yang masuk ke permukiman warga sudah terjadi sekira pukul 07.00 WIB hingga siang tadi. 

"Mulai dari jam 7 sudah mulai air pasang. Mulai masuk ke permukiman antara jam 9 sampai jam 10," kata Saiful, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Jalan KS Tubun Tangerang Sedang Diperbaiki, Sebaiknya Ikuti Pengalihan Lalu Lintas ke Jalan Lain

Akibatnya aktivitas warga setempat mengalami lumpuh setelah diterjang banjir rob.

Mereka tidak bisa beraktivitas karena pemukimannya terendam banjir rob selama beberapa hari terakhir. 

Baca juga: Permukiman Muara Angke Diterjang Banjir Rob, Aktivitas Warga Lumpuh Sepanjang Hari

"Sekitar 90 persen warga di sini nggak kerja karena banjir rob ini," katanya.

Menurut Saiful, ada 11 RT di wilayah RW 022 Pluit yang terendam banjir rob. Ketinggian air berbeda dimana RT 04, 05, dan 06, yang dekat dengan pinggir laut mencapai lebih dari 50 sentimeter. 

"Ketinggian air yang terparah, kalo di belakang sana sepinggang. Itu di RT 4, 5, 6. RT 6 yang paling parah karena langsung pinggir laut," kata Saiful. (jhs)

Baca juga: Siswa SMK Ditemukan Tewas Gantung Diri dan Tinggalkan Surat Cinta, Isinya Bawa Cinta Sampai Mati

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved