Breaking News:

Terendam Banjir Rob, Polsek Muara Baru tetap Buka Pelayanan SKCK

Banjir yang merendam Mapolsek Kawasan Muara Baru terjadi mulai dari gerbang hingga halaman.

wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Warga menupang kendaraan besar untuk sampai ke kawasan Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (17/11/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN - Banjir rob yang terjadi di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (17/11/2020) ikut merendam Mapolsek Kawasan Muara Baru.

Banjir yang merendam Mapolsek Kawasan Muara Baru terjadi mulai dari gerbang hingga halaman.

Sementara bagian dalam dari kantor Polisi itu masih terpantau aman dari genangan. 

Baca juga: Demo di Depan Mapolres Jakarta Barat, Warga Siap Bantu Polisi Bubarkan Kerumunan Saat Pandemi

Baca juga: Pernah Copot Kapolsek yang Tidur saat Rapat, ini Profil Irjen Fadil Imran Kapolda Metro yang Baru

Baca juga: Rela Turun ke Jalan Jajakan Produknya, Ternyata Satu Toko Pizza Hut bisa Raup Rp 200 Juta Per Bulan

Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Seto Handoko Putra mengatakan pihaknya masih tetap membuka pelayanan SKCK meski dengan kondisi bagian luar kantornya terendam banjir. 

"Untuk pelayanan di Polsek Kawasan Muara Baru masih bisa melayani untuk pembuatan SKCK," ungkap Seto, Selasa (17/11/2020).

Menurut Seto, warga yang ingin mengurus SKCK masih dapat melakukannya meski di tengah banjir rob. Hanya saja pelayanan lainnya masih belum dibuka karena adanya banjir rob

"Namun karena akses ke dalam polsek tidak bisa dimasuki kendaraan, maka pelayanan (lainnya) tidak ada," ujar Seto.

Sementara itu Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta Nasution mengatakan ada dua polsek di wilayah hukumnya yang terendam banjir rob.

"Ada dua polsek yang terendam banjir rob, ada Polsek Kawasan Sunda Kelapa serta Polsek Kawasan Muara Baru," ujar Ahrie. 

Namun demikian, Ahrie menegaskan aktivitas maupun pelayanan di kedua polsek tersebut tetap berjala normal meski terendam banjir rob.

"Untuk aktivitas dipastikan tetap berjalan seperti biasa, dan banjir yang terparah itu kemarin," kata Ahrie.

Baca juga: Status Kasus Video Syur Mirip Naik ke Penyidikan, Akankah Polisi Periksa Gisel dan Jedar?

Baca juga: Jika RUU Larangan Minuman Beralkohol Disahkan, Peminum akan Didenda Rp 50 Juta atau 2 Tahun Penjara

Baca juga: Hendak Menyeberang Jalan, Pejalan Kaki Wanita Tertabrak Mobil Boks Terpental hingga 3 Meter

Halaman
123
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved