Breaking News:

Pompa Mobile Dikerahkan Tangani Banjir Rob, Aktivitas Pelabuhan Muara Baru Kembali Normal

Banjir rob di kawasan pelabuhan sudah terjadi sejak Senin (16/11/2020) kemarin hingga hari ini, Selasa (17/11/2020) dan masih akan terjadi besok.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Suasana banjir rob di kawasan Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (17/11/2020).  

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN - Sejumlah pompa mobile dikerahkan supaya bisa mengatasi banjir rob yang melanda Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (17/11/2020). 

Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Rahmat Irawan mengatakan pihaknya telah mengerahkan pompa mobile agar bisa mengatasi banjir rob.

Baca juga: Demo di Depan Mapolres Jakarta Barat, Warga Siap Bantu Polisi Bubarkan Kerumunan Saat Pandemi

Baca juga: Pernah Copot Kapolsek yang Tidur saat Rapat, ini Profil Irjen Fadil Imran Kapolda Metro yang Baru

Baca juga: Rela Turun ke Jalan Jajakan Produknya, Ternyata Satu Toko Pizza Hut bisa Raup Rp 200 Juta Per Bulan

"Kita juga siapkan pompa dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. Kita sudah melakukan komunikasi yang baik dan akan dibantu juga satu kendaraan," kata Rahmat, Selasa (17/11/2020). 

Satu unit pompa mobile sudah dikerahkan di dekat SPBU Pelabuhan Muara Baru. Sementara dua unit pompa lainnya akan dikerahkan untuk menangani musibah tahunan tersebut. 

"Dua (pompa) akan menyusul. Ini semua adalah bentuk keseriusan kita supaya aktivitas bisnis di pelabuhan tetap berjalan seperti biasa," kata Rahmat.

Meski kawasan pelabuhan terendam banjir rob, Rahmat menegaskan hingga saat ini aktivitas perekonomian seperti bongkar muat dari kapal-kapal yang bersandar tidak sampai terganggu. 

"Sebetulnya industri ini hanya distribusinya yang kesulitan, operasional distribusi dan transportasi dari pegawainya. Namun, secara umum bahan bakunya, juga dari kegiatan bongkar muat di kapal juga masih bisa dilakukan normal," kata Rahmat.

Baca juga: Status Kasus Video Syur Mirip Naik ke Penyidikan, Akankah Polisi Periksa Gisel dan Jedar?

Baca juga: Jika RUU Larangan Minuman Beralkohol Disahkan, Peminum akan Didenda Rp 50 Juta atau 2 Tahun Penjara

Baca juga: Hendak Menyeberang Jalan, Pejalan Kaki Wanita Tertabrak Mobil Boks Terpental hingga 3 Meter

Menurutnya, banjir rob di kawasan pelabuhan sudah terjadi sejak Senin (16/11/2020) kemarin hingga hari ini, Selasa (17/11/2020) dan masih akan terjadi pada esok hari.

"Kita harapkan malam ini harus kering, jadi besok pagi aktivitas berjalan normal kembali. Kalau besok pasang, kita akan lakukan tindakan seperti ini (pengerahan pompa mobile) lagi," ucapnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved