Breaking News:

Liga 1

Kompetisi Vakum, Bek Persita Muhammad Toha Latihan Bersama Tim Kampung

Manajemen Persita Tangerang meliburkan latihan pemain, karena Liga 1 2020 direncanakan diselenggarakan pada Februari 2021.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Sigit Nugroho
istimewa
Muhammad Toha bersama keluarganya 

Vakumnya lathan tim membuat pemain Pendekar Cisadane pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Salah seorang pemain Persita yang pulang ke kampung halaman, yaitu bek kanan Persita Tangerang, Muhammad Toha.

Dia pulang kampung ke Bontang, Kalimantan Timur.

Di Bontang, pemain bernomor punggung 11 itu memilih berlatih bersama tim kampung yang bernama Pama Galatama FC.

Toha mengatakan bahwa dirinya berlatih bersama pemain Pama Galatama FC, agar hobinya bermain sepak bola tetap bisa tersalurkan.

"Tentunya, senang bisa bermain sepak bola," kata Toha kepada Warta Kota, Selasa (17/11/2020).

Di Pama Galatama FC, Toha tidak sendirian.

Gelandang Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat, ikut berlatih bersama di Pama Galatama FC.

Selain berlatih, Toha tetap menjalankan hobi keduanya, yaitu memancing di laut.

"Sekali seminggu, saya mancing bareng teman-teman. Ada keseruan dan menghilangkan rasa penat," terangnya.

Sedangkan di malam hari, Toha menjaga cafe miliknya yang diberi nama Kopi Sayang.

Pemain Watak

Saat Toha menyertitakan aktivitasnya di Bontang, pemain belakang Persita, Miftah Anwar Sani, mengritisi penampilan rekan satu dinasnya yang bermain untuk Persib Bandung, Frets Butuan.

Dalam bincang-bincang di Instagram wartakotalive pekan lalu, Miftah menyebut Frets adalah orang yang lihai bermain watak.

"Kalau kami di kedinasan, biasanya ada bagi-bagi pekerjaan. Frets itu lebih sering mencari pekerjaan yang paling ringan dan masuk ruang ganti paling cepat, dia itu suka main watak," ucap bek bernomor punggung 14 ini.

Miftah pun melabeli Frets adalah sosok teman yang suka bermain watak.

Miftah dan Frets adalah jebolan PS TNI era 2005 dan keduanya telah bersahabat sejak masuk TNI, bahkan sebelum menjadi pesepak bola profesional.

Meski tidak berada di klub yang sama, Miftah menjelaskan bahwa dirinya dan Frets sering berkomunikasi dan saling memberi masukan agar mampu tampil lebih baik di lapangan.

Miftah sudah tak sabar untuk bertemu rekannya tersebut di kompetisi Liga 1 2020.

Sebuah tantangan pun sudah dilayangkan Miftah, agar Frets bersiap melewati hadangannya nantinya.

"Sudah punya trik bagaimana untuk mengatasi kecepatan dia. Saya juga sudah banyak tahu gaya bermain Frets. Tentu saya bersiap diri. Malu jika dilewati oleh seorang Frets," terang Miftah.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved