Breaking News:

Virus Corona

DAFTAR Obat dan Herbal Berizin Edar Darurat dari BPOM untuk Pasien Covid-19, Sudah Lulus Uji Klinik

BPOM memberikan izin edar darurat alias emergency use authorization (EUA) kepada dua obat, yang bisa digunakan untuk pasien Covid-19.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Ilustrasi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin edar darurat alias emergency use authorization (EUA) kepada dua obat, yang bisa digunakan untuk pasien Covid-19.

Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan, dua obat tersebut adalah Favipiravir dan Remdesivir.

Menurutnya, hasil uji klinik dua obat itu telah dipublikasikan secara internasional.

Baca juga: Lirik Lengkap Mars Partai Ummat Ciptaan Amien Rais: Berjuang karena Panggilan Ilahi

"Dua obat ini sudah mendapatkan hasil uji klinik yang telah dipublikasikan secara internasional."

"Sudah mendapatkan data yang cukup yang dipercaya dapat meningkatkan angka kesembuhan."

"Dan menurunkan angka kematian pasien Covid-19," ujar Penny, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, di ruang rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 17 November 2020: Tambah 3.807, Pasien Positif Tembus 474.455

Penny menjelaskan, Favipiravir adalah obat dalam bentuk tablet.

Obat tersebut diberikan untuk pasien bergejala ringan hingga sedang atau usia 18 tahun lebih.

"Sedangkan Remdesivir bentuknya serbuk injeksi."

Baca juga: Jokowi: Saya Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19

"Remdesivir diberikan untuk pasien gejala berat yang dirawat di rumah sakit," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved